Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pelatihan Konversi Motor Listrik untuk SMK di Manggarai Tuntas, PLN UIP Nusra: Ini Fondasi Awal

Marthadi Zuk • Jumat, 26 Januari 2024 | 22:39 WIB

Suasana pelatihan konversi motor listrik di SMK Santo Aloisius Ruteng.
Suasana pelatihan konversi motor listrik di SMK Santo Aloisius Ruteng.
LombokPost-Pelatihan konversi motor listrik selama 4 hari di SMK Santo Aloisius Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), berakhir Jumat (26/1).

Pelatihan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama PT PLN (Persero) UIP Nusra berkolaborasi dengan SMKN 3 Mataram dan Braja Elektrik Motor ini diikuti lebih 20 peserta yang terdiri dari guru dan siswa SMK.

Tim Braja Elektrik Motor selaku pemateri, telah menyampaikan seluruh materi pembelajaran terkait koversi motor listrik, seperti regulasi kendaraan berbasis baterai, Permen ESDM, standar pengantar uji, dan komponen kendaraan listrik.

Peserta juga mendapat penjelasan terkait syarat teknis sepeda motor konversi serta praktikum instalasi komponen mekanik, elektrikal, dan praktikum integrasi (uji jalan dan uji fungsi).

CEO Braja Elektrik Motor Yoga Nugraha mengatakan pelatihan konversi motor listrik yang ia pandu pada dasarnya adalah sebuah konsep sederhana.

“Sepeda motor apa pun engine-nya kita ganti dengan dinamo listrik. Kemudian, tangki dicopot diganti jadi tempat baterai,” ujar Yoga Nugraha.

Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2 Harnandi Adhityo menyampaikan, program pelatihan konversi ini dimaksudkan untuk menyiapkan fondasi awal yaitu tercipta tenaga ahli konversi. Sehingga ke depannya dapat mengusulkan pembentukan bengkel resmi konversi di Manggarai.

“Ini salah satu program transisi energi nasional. Untuk di Flores, ini program pertama yang kita laksanakan, terpusat di Manggarai,” ucap Harnandi.

Pelatihan konversi ini menghasilkan dua produk motor listrik, yakni matic dan manual.

Lewat pemaparan teori dan praktik, sebanyak 16 guru dan 10 siswa peserta pelatihan telah memahami proses perakitan hingga regulasi kendaraan listrik.

General Manager (GM) PLN UIP Nusra Abdul Nahwan mengatakan pelatihan konversi di SMK Santo Aloisius Ruteng adalah langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat di NTT akan pentingnya transportasi ramah lingkungan.

“Tujuan program pelatihan konversi di Manggarai ini adalah bagaimana kita bisa mengenalkan molis ke masyarakat dan menyiapkan tenaga ahli,” kata Nahwan. (*/r1)

Editor : Marthadi
#SMKN 3 Mataram #UIP Nusra #pln #konversi #manggarai #motor listrik