Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Teruskan Perjuangan RA Kartini, PLN UIP Nusra Tingkatkan Partisipasi Perempuan Poco Leok

Marthadi • Senin, 22 April 2024 | 22:17 WIB

 

Dua anggota kelompok tani perempuan yang membudidayakan tanaman hortikultura di Poco Leok.
Dua anggota kelompok tani perempuan yang membudidayakan tanaman hortikultura di Poco Leok.

LombokPost-Perempuan berperan penting dalam kesuksesan setiap program yang dicanangkan PT PLN (Persero).

Itu dikatakan General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) Abdul Nahwan.

"PLN selalu melibatkan perempuan dalam meningkatkan taraf hidup dan dalam tiap ikhtiar kemajuan dan pembangunan daerah sebagai upaya meneruskan perjuangan pahlawan perempuan RA Kartini," kata Nahwan.

Salah satu program yang dicanangkan PLN adalah “Desa Berdaya” untuk budi daya hortikultura.

Program ini diperuntukan bagi kelompok tani di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Unit 5-6 di Poco Leok.

Program yang telah berhasil menyulap lahan tidur menjadi lahan subur nan produktif ini, memberdayakan para kelompok tani wanita di Poco Leok.

Salah satu perempuan pejuang yang terlibat dalam suksesnya program budi daya hortikultura PT PLN (Persero) UIP Nusra adalah Lea Samasing. Dia dan kawan-kawannya di Kelompok Tani Ca Nai Cako memiliki impian besar dalam meningkatkan kesejahteraan hidup melalui sektor pertanian.

Lea Samasing menceritakan, sejak Agustus 2023, sejumlah kelompok tani perempuan bersama PLN UIP Nusra berkolaborasi mengoptimalkan manfaat yang bisa diperoleh lewat budi daya hortikultura.

"Terus terang kami sangat ragu awalnya, karena lahan kosong kami seluas 10 ribu meter persegi akan dijadikan tempat budi daya sayur-sayuran. Tapi kami yakin di mana ada impian pasti Tuhan beri jalan," ungkap Lea Samasing.

Sejak saat itu, seluruh kelompok tani bekerja sama dalam melewati segala proses yang diperlukan, mulai dari pembersihan lahan, pembuatan bedeng, semai benih, bangun jaringan air, pemasangan mulsa, sampai penanaman bibit.

Pendampingan PLN UIP Nusra dalam tiap proses tersebut menambah semangat dan optimisme kelompok tani perempuan.

Kurang dari sebulan, lahan hortikultura yang digarap bersama memasuki masa panen dengan hasil sayur mayur yang berkualitas tinggi.

"Panen pertama kelompok kami jenis tanaman sayur fanbox jumlahnya 500 pohon dan jenis pakcoy 700. Dari hasil penjualan pertama kami meraup keuntungan sebesar Rp 3,7 juta," ungkap Lea Samasing.

Memasuki bulan November dan Desember 2023, sejumlah sayuran lainnya, mulai dari buncis, terong, tomat, sampai Lombok juga memasuki masa panen. Harga jual mulai meroket hingga kelompok tani ini berhasil mengantongi lebih dari Rp 23 Juta.

Kisah sukses kelompok tani budi daya hortikultura ini memantik semangat kelompok tani lain untuk terus berinovasi dalam sektor pertanian.

Hingga saat ini, ada 16 kelompok tani binaan PLN UIP Nusra yang berhasil membudidayakan tanaman hortikultura di kawasan pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

Keberhasilan mereka dalam bidang pertanian menyadarkan akan pentingnya peran wanita dalam pembangunan dan ketahanan pangan.

Sektor pertanian, terutama di Poco Leok, merupakan potensi besar untuk dikembangkan dan mampu menjadi basis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

"Perempuan-perempuan kelompok tani di Poco Leok adalah contoh perempuan hebat yang menunjukkan keberhasilan mereka sebagai petani inovatif yang mampu berkarya dan berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup keluarga," ucap Nahwan. (*)

Editor : Marthadi
#TJSL #desa berdaya #hortikultura #RA Kartini #UIP Nusra #pln #Poco Leok