Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pastikan Penerapan Standar K3, PLN UIP Nusra dan UIW NTT Inspeksi ke PLTP Mataloko

Marthadi • Kamis, 13 Februari 2025 | 13:24 WIB

Lokasi Wellpad A proyek pengembangan PLTP Mataloko, NTT.
Lokasi Wellpad A proyek pengembangan PLTP Mataloko, NTT.
LombokPost-PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) melakukan inspeksi ke proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko, 31 Januari-3 Februari 2025.

Kegiatan ini untuk memastikan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tetap terjaga.

Dalam kegiatan ini, tim PLN melakukan pengecekan kelengkapan safety sign serta alat pelindung diri (APD) di seluruh wilayah operasional.

Ini untuk memastikan keamanan kerja bagi seluruh pekerja dan lingkungan sekitar.

Inspeksi juga mencakup peninjauan kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah kerja panas bumi (WKP) Mataloko serta implementasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang telah dijalankan.

Selain aspek sosial, tim juga melakukan pemeriksaan pada manifestasi panas bumi alami untuk memastikan keamanan lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

General Manager PT PLN (Persero) UIW NTT F. Eko Sulistyono mengatakan, pihaknya terus menjaga konsistensi dalam menerapkan budaya K3 dan lingkungan guna mendukung operasional unit yang aman.

”Kami berkomitmen untuk selalu konsisten menjaga operasional unit dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan. Dengan pendekatan ini, kami yakin mampu mewujudkan visi zero harm dan zero loss,” ujar Eko.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra Yasir menambahkan inspeksi ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran dan keamanan infrastruktur kelistrikan PLN dalam proses transisi energi.

"Banyak pihak yang terlibat dalam pengawasan pengembangan PLTP ini. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh proses berjalan dengan aman dan sesuai dengan standar yang berlaku," ujarnya.

Dari sisi keamanan, PLTP Mataloko telah menerapkan sistem pemantauan ketat untuk mengurangi risiko terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Langkah-langkah seperti kontrol emisi gas dan pengolahan limbah geothermal juga diterapkan guna memastikan tidak ada dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem setempat.

Menurut peneliti geothermal dari Institut Teknologi Bandung Ali Ashat, pengelolaan panas bumi memiliki standar keamanan tinggi dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

"Selain memberikan stabilitas listrik, PLTP terbukti aman digunakan di daerah pemukiman. Studi dari berbagai negara menunjukkan bahwa energi panas bumi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem setempat," jelas Ali.

PLN UIP Nusra dan PLN UIW NTT terus berkomitmen menjaga keberlanjutan pengembangan energi panas bumi yang ramah lingkungan melalui inspeksi rutin dan penerapan standar keamanan ketat.

Di bawah bimbingan dan pengawasan Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, sejak 2012 hingga 2025, PLN UIW NTT sukses mengoperasikan pembangkit panas bumi di Manggarai dengan kapasitas terpasang 4 x 2,5 MW secara aman selama 2.936.275 jam.

Keberhasilan itu tidak hanya mencerminkan ketahanan operasional yang tinggi, tetapi juga mengantarkan PLN meraih penghargaan Zero Accident dari Kementerian Tenaga Kerja RI.

Penghargaan ini menegaskan dedikasi perusahaan dalam memastikan keselamatan kerja dan keandalan energi bersih bagi masyarakat. (*)

Editor : Marthadi
#keselamatan #pltp #UIW #UIP Nusra #k3 #ntt #pln