Mataram, NTB – Bagi para pencinta langit dan pengamat bintang, tahun 2025 menjanjikan serangkaian fenomena astronomi yang tak boleh dilewatkan.
Dari konjungsi planet yang memukau hingga hujan meteor yang melimpah, ada 12 peristiwa langit menarik yang siap menghiasi kalender.
Dikutip dari Facebook Galaxy banyak fenomena langit menarik yang bisa disaksikan sepanjang tahun 2025.
Ada penampakan planet, berikut adalah 12 peristiwa astronomi paling dinanti yang tidak boleh dilewatkan
Juni 2025
17 Juni: Mars Bertemu Regulus Pada pertengahan Juni, tepatnya tanggal 17 Juni, planet Mars akan tampak berdekatan dengan Regulus, bintang paling terang di konstelasi Leo. Fenomena ini menawarkan pemandangan indah bagi siapa saja yang mengarahkan pandangannya ke langit malam.
Juli 2025
17 Juli: Merkurius Memulai Retrograde Pada 17 Juli, planet Merkurius akan memasuki fase retrograde. Meskipun fenomena ini lebih sering dikaitkan dengan dampak astrologi, tetap menarik untuk menandai pergerakan planet terdekat dengan matahari ini.
29 Juli: Hujan Meteor Ganda Akhir Juli akan dimeriahkan oleh hujan meteor ganda pada tanggal 29 Juli. Ini adalah kesempatan emas untuk menyaksikan beberapa meteor melesat melintasi kegelapan malam.
Agustus 2025
12 Agustus: Jupiter Bertemu Venus Pada 12 Agustus, dua planet paling terang di langit malam, Jupiter dan Venus, akan tampak sangat berdekatan dalam sebuah konjungsi yang menawan. Peristiwa ini selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengamat.
12 Agustus: Puncak Hujan Meteor Perseid Di tanggal yang sama, Hujan Meteor Perseid akan mencapai puncaknya. Dikenal karena kecerahan dan frekuensinya, Perseid adalah salah satu hujan meteor paling spektakuler yang dinanti setiap tahun.
September 2025
7 September: Gerhana Bulan Merah (Blood Moon Eclipse) Langit akan dihiasi dengan Gerhana Bulan Merah yang memukau pada 7 September. Bulan akan tampak berwarna kemerahan, menciptakan pemandangan yang tak terlupakan.
21 September: Gerhana Matahari Pada 21 September, akan terjadi Gerhana Matahari. Penting untuk diingat agar selalu menggunakan pelindung mata yang sesuai jika Anda berencana menyaksikannya.
21 September: Saturnus pada Oposisi Bersamaan dengan gerhana matahari, Saturnus akan berada pada posisi oposisi di tanggal 21 September. Ini adalah waktu terbaik untuk mengamati planet bercincin yang megah ini, karena akan berada di titik terdekat dengan Bumi dan tampak paling terang.
Oktober 2025
7 Oktober: Supermoon Pertama Tahun Ini Supermoon pertama tahun 2025 akan muncul pada 7 Oktober. Bulan akan terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya, menawarkan pemandangan yang indah.
21-22 Oktober: Puncak Hujan Meteor Orionid Pada malam 21 hingga 22 Oktober, Hujan Meteor Orionid akan mencapai puncaknya. Meteor-meteor ini berasal dari puing-puing Komet Halley yang terkenal.
November 2025
5 November: Bulan Terbesar Tahun 2025 Bulan akan mencapai ukuran terbesarnya pada 5 November. Ini akan menjadi kesempatan yang luar biasa untuk mengamati detail permukaan bulan dengan lebih jelas.
Desember 2025
13-14 Desember: Puncak Hujan Meteor Geminid Tahun 2025 akan ditutup dengan megah oleh Hujan Meteor Geminid pada 13 dan 14 Desember. Geminid dikenal sebagai salah satu hujan meteor paling aktif, seringkali menghasilkan banyak meteor terang yang memukau.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan keindahan alam semesta ini sepanjang tahun 2025! Catat tanggal-tanggal penting ini dan persiapkan diri Anda untuk petualangan astronomi yang luar biasa.
Editor : Siti Aeny Maryam