Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Di Momen HLN Ke-80 Air Bersih Mengalir di Nubahaeraka, Warga Sebut Seperti Mimpi

Marthadi • Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:17 WIB

Petugas PLN bersama perwakilan Yayasan PAPHA dan masyarakat menarik pipa untuk mengalirkan air bersih.
Petugas PLN bersama perwakilan Yayasan PAPHA dan masyarakat menarik pipa untuk mengalirkan air bersih.
LombokPost - Di Hari Listrik Nasional ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghadirkan “keajaiban” bagi warga Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Melalui program PLN Peduli bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) dan Pemerintah Desa Nubahaeraka, PLN menuntaskan perbaikan dan pemeliharaan jaringan air bersih yang selama ini menjadi impian warga.

Program ini mencakup perbaikan saluran pipa sepanjang 3 kilometer, termasuk pembersihan jalur menuju bak penampungan terakhir. Kini, total jaringan air bersih di Nubahaeraka mencapai 5 kilometer dan mengalir ke 151 kepala keluarga.

“Dulu kami sampai berkata air bersih di sini ibarat kucing bertanduk. Tapi hari ini saya yakin, yang mustahil sudah jadi nyata,” ujar Kepala Desa Nubahaeraka Vinsensius Nuba dengan mata berbinar.

Sebelum bantuan itu datang, warga harus berjalan kaki sejauh 1 hingga 3 kilometer untuk sekadar mendapatkan air minum dan air masak. Bahkan, sebagian keluarga terpaksa membeli air bersih dengan harga mahal.

“Dengan bantuan ini, kesejahteraan warga pasti meningkat, terutama di bidang kesehatan. Terima kasih kepada PLN Peduli dan Yayasan Papha yang sudah memperhatikan desa kami,” imbuh Vinsen.

Ia juga mengajak warga menjaga fasilitas yang telah dibangun. “Nubahaeraka seratus persen untuk PLTP Atadei,” serunya.

Rasa haru juga dirasakan Andreas Luon, tokoh masyarakat setempat. Ia menuturkan, air bersih yang kini mengalir ke rumah warga seperti membuka babak baru kehidupan di desanya.

“Kalau air bersih sudah ada, separuh kesejahteraan sudah tercapai,” katanya.

Sementara Martah Ingi Witin, salah satu warga, mengaku tak percaya akhirnya bisa menikmati air di halaman rumah sendiri. “Rasanya seperti mimpi,” ujarnya lirih.

Apresiasi turut datang dari Wakil Ketua DPRD Lembata Fransiskus Xaverius B.N. Ia menilai langkah PLN menunjukkan bukti nyata kehadiran negara hingga ke pelosok.

“PLN bukan hanya menerangi negeri, tapi juga memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Terima kasih PLN, teruslah jadi yang terdepan,” katanya.

General Manager PLN UIP Nusra Rizki Aftarianto menegaskan, inisiatif ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN di wilayah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei.

“Kami ingin memastikan pembangunan energi berjalan seimbang dengan kesejahteraan sosial. Semoga akses air bersih ini membuat warga Nubahaeraka hidup lebih sehat, produktif, dan berdaya,” tutup Rizki. (*)

Editor : Marthadi
#air bersih #PLN Peduli #Lembata #Nubahaeraka #PLN UIP Nusra