Bantuan ini disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung pemugaran Kantor Desa Ulubelu yang berada di sekitar kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2x10 MW).
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) sekaligus Assistant Manager Project Site PLTP Mataloko UPP Nusra 2 Adrys Silaban disaksikan Bupati Ngada Raymundus Bena dan Kepala Desa Ulubelu Pius Florianus Watu.
Kegiatan berlangsung di lapangan Kampung Ulubelu dan mendapat sambutan hangat dari warga.
Adrys Silaban mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik di wilayah kerja panas bumi Mataloko.
“Melalui program TJSL, PLN berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar serta mendorong pengembangan infrastruktur desa,” ujarnya.
Kepala Desa Ulubelu, Pius Florianus Watu, mengaku bantuan itu sangat membantu dalam memperbaiki atap kantor desa.
“PLN juga sebelumnya telah banyak berkontribusi, mulai dari program ternak sapi hingga pemasangan meteran listrik gratis bagi warga,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah desa siap mendukung program nasional di sektor energi, termasuk percepatan pemerataan listrik di Flores.
“Kebutuhan listrik di sini masih sangat mendesak. Kami berharap PLN terus hadir agar masyarakat dapat menikmati listrik secara merata,” ujar Pius.
Bupati Ngada, Raymundus Bena, juga mengapresiasi sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam membangun desa.
“Terima kasih kepada PLN atas kerja sama yang baik selama ini. Mari kita jaga dan manfaatkan fasilitas ini untuk kepentingan bersama dalam jangka panjang,” tuturnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan program TJSL merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial.
“PLN UIP Nusra berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui program sosial yang memberi dampak langsung. Bantuan ini kami harapkan menjadi simbol kemitraan antara pemerintah, masyarakat, dan PLN dalam membangun daerah yang lebih mandiri dan sejahtera,” kata Rizki. (*)
Editor : Marthadi