Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PLTP Mataloko Capai 88 Persen, PLN Gerak Cepat Kawal Lumbung Energi Bersih Flores

Marthadi • Selasa, 9 Desember 2025 | 13:34 WIB

 

Jajaran PLN saat bertemu Bupati Ngada, Senin (8/12).
Jajaran PLN saat bertemu Bupati Ngada, Senin (8/12).
LombokPost - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko terus melaju dan kini mendekati tahap akhir.

Progres konstruksi yang telah mencapai sekitar 88 persen membuat proyek energi bersih terbesar di Kabupaten Ngada ini semakin nyata menjadi lumbung energi Flores.

Komitmen percepatan ini ditegaskan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) saat melakukan kunjungan resmi ke kantor Bupati Ngada, Senin (8/12).

Kunjungan tersebut membawa mandat langsung dari direksi serta Executive Vice President Panas Bumi PLN untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai target RUPTL dan agenda transisi energi nasional.

Hadir dalam rombongan Vice President Panas Bumi PLN Kantor Pusat Maternikus Tigor Marolop Situmorang bersama Manajer UPP Nusra 2 Avianda Edwin Fachruddin, Manajer Perizinan Panas Bumi Tony Widiatmoro, Kepala Teknik Panas Bumi Adrys Silaban, hingga perwakilan kontraktor. Mereka diterima Bupati Ngada Raymundus Bena, Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu, dan jajaran pemerintah daerah.

PLN memaparkan progres pembangunan PLTP, termasuk rampungnya tiga wellpad dan lay down area, sementara satu wellpad lainnya tengah diselesaikan. Infrastruktur pendukung seperti akses jalan telah dihotmix dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.

PLN juga terus melakukan komunikasi intensif dengan masyarakat, terutama terkait penetapan lokasi water intake di Tiwu Bala yang dinilai membutuhkan sosialisasi lebih lanjut.

“Kami berharap dukungan pemerintah daerah terus mengalir sehingga percepatan ini tidak hanya tuntas dari sisi teknis, tetapi juga didukung masyarakat,” kata Tigor.

Bupati Ngada Raymundus Bena mengapresiasi kesabaran dan profesionalisme PLN dalam menghadapi dinamika di lapangan. Ia menilai proyek ini memiliki nilai strategis bagi kemandirian energi Flores.

“Ini investasi masa depan agar Flores tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil. Kami siap membantu menyelesaikan tujuh dusun terakhir yang masih dalam pendekatan sosial,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi melalui jalur pemerintah, tokoh adat, dan gereja untuk menghindari mispersepsi.

General Manager PLN UIP Nusra Rizki Aftarianto memastikan bahwa seluruh tahapan teknis, perizinan, hingga pelibatan pemangku kepentingan dilakukan sesuai standar keselamatan dan regulasi.

“Setiap langkah proyek ditempuh secara hati-hati, berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Rizki optimistis PLTP Mataloko akan menjadi fondasi ketahanan energi Flores dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta investasi.

“Kami optimistis PLTP Mataloko akan menjadi lumbung energi bersih yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Ngada,” katanya.

PLN dan Pemkab Ngada sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor demi memastikan PLTP Mataloko dapat beroperasi sesuai target dan menjadi bagian penting transisi energi nasional.

Editor : Marthadi
#transisi energi #PLTP Mataloko #Energi Baru Terbarukan #Geotermal flores #PLN UIP Nusra