Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kain Penutup Jenazah di Masjidil Haram: Kode Warna yang Penuh Makna dan Efisiensi

Kimda Farida • Sabtu, 3 Januari 2026 | 11:29 WIB
Jenazah Rumini Muhammad asal Lotim, langsung dikebumikan di Pemakaman Syuhada Harom Sareah Makkah, Arab Saudi.
Jenazah Rumini Muhammad asal Lotim, langsung dikebumikan di Pemakaman Syuhada Harom Sareah Makkah, Arab Saudi.

LombokPost--Penggunaan kain penutup jenazah dengan warna-warna berbeda di Masjidil Haram sering menarik perhatian jamaah.

Banyak yang bertanya-tanya, apakah kain tersebut berfungsi sebagai kafan?

Jawabannya adalah tidak. Kain berwarna tersebut merupakan bagian dari sistem pengelolaan jenazah yang dirancang untuk efisiensi dan ketertiban prosesi di tanah suci.

Setiap warna yang digunakan memiliki kode khusus untuk memudahkan petugas identifikasi dengan cepat sebelum jenazah disalatkan dan dimakamkan.

Sistem ini penting mengingat tingginya volume pengurusan jenazah di kompleks Masjidil Haram.

Berikut adalah panduan kode warna kain penutup jenazah di Masjidil Haram:

Baca Juga: Nikmati Rujak Buah Segar Otentik di Pullman Lombok Mandalika

Penting untuk dipahami bahwa perbedaan warna ini murni untuk kepentingan teknis pengurusan di dunia.

Sistem ini tidak dimaksudkan untuk mengistimewakan atau mendiskriminasi satu jenazah atas jenazah lainnya.

Dalam ajaran Islam, semua manusia sama di hadapan Allah SWT. Yang membedakan hanyalah tingkat ketakwaan, keimanan, dan amal ibadah yang dilakukan selama hidup.

Pemaknaan spiritual atas kematian tetap sama, terlepas dari warna kain penutup yang digunakan.

Baca Juga: Bahaya Tersembunyi di Balik Tren Ganti Ponsel dengan Utang

Penerapan sistem kode warna ini mencerminkan bagaimana otoritas Masjidil Haram mengelola operasional skala besar dengan penuh hormat, tertib, dan efisien, sekaligus tetap menjaga martabat setiap jenazah sesuai syariat Islam.

Editor : Kimda Farida
#masjidil haram #penutup jenazah