Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Operasi KPK di Pati Berujung Penangkapan Bupati

Marthadi • Senin, 19 Januari 2026 | 21:36 WIB

Bupati Kabupaten Pati Sudewo. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Bupati Kabupaten Pati Sudewo. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
LombokPost - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (19/1). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan Bupati Pati, Sudewo.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut Sudewo termasuk pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (19/1).

Saat ini, Sudewo tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penindakan KPK. Pemeriksaan dilakukan di Polres Kudus, Jawa Tengah.

“Yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus,” tegas Budi.

Profil Singkat Sudewo

Sudewo lahir di Pati, 11 Oktober 1968. Ia memiliki latar belakang pendidikan teknik dengan gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (1993) dan Magister Teknik Pembangunan dari Universitas Diponegoro (2001).

Karier profesionalnya dimulai di PT Jaya Construction, sebelum menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum. Ia sempat bertugas di Jawa Timur dan Kabupaten Karanganyar hingga 2006.

Setelah berwirausaha, Sudewo terjun ke dunia politik. Ia mengawali karier politik di Partai Demokrat dan terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2009–2014.

Sudewo kemudian bergabung dengan Partai Gerindra. Ia kembali terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024 dan 2024–2029. Namun, ia mengundurkan diri demi maju dalam Pilkada Pati 2024.

Bersama Risma Ardhi Chandra, Sudewo memenangkan Pilkada Pati dan resmi dilantik sebagai Bupati Pati pada awal 2025. Di internal Partai Gerindra, ia menjabat Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP sejak 2019.

Sempat Diisukan Dimakzulkan

Sebelum terseret OTT KPK, Sudewo sempat diterpa isu pemakzulan. Hal itu dipicu kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak gabungan yang dinilai memberatkan masyarakat.

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu bahkan mendorong DPRD Pati untuk memakzulkan Sudewo. Namun, DPRD akhirnya menolak melanjutkan proses tersebut.

Dalam rapat paripurna DPRD Pati, 36 dari 49 anggota yang hadir menolak pemakzulan, sementara 13 anggota mendukung pencopotan jabatan Sudewo. Hanya Fraksi PDI Perjuangan yang secara penuh mendukung rekomendasi pemakzulan.

Editor : Marthadi
#Bupati Pati Sudewo #OTT KPK Pati #Kasus KPK Jawa Tengah #sudewo ditangkap kpk #profil sudewo