Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Umrah Makin Canggih! Jamaah Dipantau Sejak dari Tanah Air, Saudi Andalkan AI dan Gelang Pintar

Marthadi • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:20 WIB

 

Jamaah umrah dari Muhsinin Tour and Travel.
Jamaah umrah dari Muhsinin Tour and Travel.

LombokPost - Berangkat umrah kini tak lagi ribet dokumen. Sejak meninggalkan tanah air, jamaah sudah “dikawal” teknologi hingga tiba di Masjidil Haram.

Transformasi digital dalam layanan umrah terus diperkuat Pemerintah Arab Saudi. Jamaah dari luar negeri kini mendapatkan pendampingan teknologi sejak sebelum keberangkatan hingga tiba di pelataran Masjidil Haram.

Hal itu disampaikan pejabat Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Abdurrahman Syams. Ia menyebut, perjalanan jamaah saat ini tidak lagi bergantung pada dokumen cetak, melainkan telah terintegrasi penuh dengan sistem digital.

Mengutip laporan himpuh.or.id, digitalisasi tersebut dijalankan melalui Program Pengalaman Jamaah yang mencakup seluruh rantai perjalanan ibadah umrah dan haji.

Salah satu pilar utamanya adalah portal Nusuk, yang kini memproses visa elektronik sekaligus menyediakan kartu identitas digital. Dengan sistem ini, jamaah tidak perlu lagi membawa berkas fisik selama perjalanan.

Program Nusuk juga terhubung dengan jalur cepat Makkah Route, yang memungkinkan jamaah menyelesaikan proses imigrasi dan pemeriksaan kesehatan langsung di bandara asal. Setelah prosedur selesai, jamaah akan langsung diantar petugas menuju penginapan di Makkah atau Madinah.

Kartu Haji Pintar hingga Gelang Nusuk

Setibanya di Arab Saudi, jamaah akan menerima Kartu Haji Pintar. Kartu ini memuat identitas digital, jadwal ibadah, lokasi kamar, nomor bus, hingga catatan medis, dan dapat dipindai menggunakan teknologi NFC.

Selain itu, aplikasi Tawakkalna menampilkan izin haji dan status kesehatan jamaah, sekaligus membantu pemesanan transportasi antar lokasi suci.

Saudi juga menghadirkan gelang pintar Nusuk yang mampu memonitor detak jantung dan kadar oksigen. Gelang ini dapat mengirim sinyal darurat serta pesan panduan langsung kepada jamaah.

Sistem e-Track Jaga Transparansi

Digitalisasi layanan turut mencakup sistem e-track, yang mengelola kontrak transportasi, konsumsi, dan akomodasi secara elektronik. Sistem ini diklaim menjaga transparansi dan kualitas layanan selama pelaksanaan ibadah.

Transformasi digital semakin diperluas lewat aplikasi Nusuk yang kini tersedia dalam 10 bahasa dan menyediakan lebih dari 120 layanan digital. Aplikasi ini terhubung dengan 25 lembaga pemerintah serta 10 mitra swasta.

Nusuk juga dilengkapi peta real-time dengan 20 ribu titik lokasi, notifikasi kepadatan jamaah, layanan tanya jawab keagamaan, jadwal doa, hingga asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dalam catatan resmi, sebanyak 1,4 juta kartu Nusuk telah diterbitkan untuk musim 2025. Pemerintah Saudi menyebut inovasi ini berdampak langsung pada peningkatan kepuasan jamaah.

Dalam dua tahun terakhir, tingkat kepuasan jamaah tercatat naik dari 74 persen pada 2022 menjadi 81 persen pada 2024.

Transformasi digital ini dinilai membuat perjalanan ibadah umrah dan haji semakin lancar, aman, dan berkesan bagi jamaah dari berbagai negara.

Editor : Marthadi
#digitalisasi umrah Saudi #transformasi haji umrah #gelang pintar jamaah #layanan umrah digital #aplikasi nusuk