Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wajib atau Cuma Tradisi? Ini Fakta Mengejutkan Mandi Sebelum Puasa Ramadan yang Jarang Diketahui!

Marthadi • Selasa, 17 Februari 2026 | 23:18 WIB

Ilustrasi mandi sebelum puasa Ramadan.
Ilustrasi mandi sebelum puasa Ramadan.
LombokPost – Jangan asal guyur air ke badan! Menjelang fajar bulan suci Ramadan 2026, banyak umat Muslim yang masih bertanya-tanya: apakah mandi keramas sebelum mulai berpuasa itu sebuah kewajiban yang menggugurkan dosa, ataukah sekadar tradisi turun-temurun biar badan segar saat sahur?

Fenomena ini memang seolah menjadi ritual "wajib" di tengah masyarakat untuk menyambut bulan penuh berkah dengan kondisi tubuh yang bersih.

Namun, ada hal penting yang perlu Anda pahami agar tidak salah kaprah dalam menjalankan ibadah.

Bukan Kewajiban, Tapi Sunnah Dikutip dari Kaltim Post yang melansir informasi dari laman resmi jombang.nu.or.id, ternyata tidak ada perintah mandi wajib khusus untuk menyambut bulan Ramadan.

Mandi besar hanya diwajibkan bagi mereka yang dalam keadaan hadas besar seperti junub, haid, atau nifas.

Meski begitu, bukan berarti mandi ini tidak punya dasar. Merujuk pada Kitab Hasyiyah al-Bajuri karya Syekh Ibrahim al-Bajuri, mandi pada setiap malam Ramadan sebenarnya adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan.

Jadi, sifatnya adalah anjuran (sunnah), bukan sebuah keharusan yang jika ditinggalkan akan membatalkan puasa.

Niat dan Tata Caranya Agar mandi Anda bernilai ibadah dan bukan sekadar basah-basahan, Imam al-Adzra’i menekankan pentingnya niat. Menurut pendapat yang kuat, mandi sunnah ini bisa dilakukan oleh siapa saja, tidak terbatas hanya bagi mereka yang ingin menghadiri salat jamaah saja.

Berikut adalah bacaan niat mandi sunnah pada malam Ramadan:
“Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadh lillâhi ta’âlâ.”

Artinya: "Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta’ala."

Penting untuk diingat, niat ini cukup dihadirkan di dalam hati saat Anda mulai menyiramkan air ke tubuh. Melafalkannya secara lisan hanyalah cara untuk membantu memantapkan kesadaran di dalam hati.

Dengan memahami perbedaan antara tradisi dan tuntunan syariat, diharapkan persiapan spiritual Anda menyongsong Ramadan 2026 menjadi lebih mantap dan sesuai dengan dalil yang ada. Bersihkan hati, bersihkan diri, dan selamat menyambut bulan suci!

 

Editor : Marthadi
#Ramadan 2026 #Mandi Sebelum Puasa Ramadan #Niat Mandi puasa #Tata cara mandi sunnah #Hukum mandi sebelum Ramadan