LombokPost — Ketua Bawaslu NTB Itratip memiliki hobi berkebun.
Berbagai tanaman tumbuh subur di pekarangan rumahnya di Dusun Penyambuan, Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung.
Ada pohon durian, nangka, pepaya, jambu kristal, anggur, sirsak hingga pohon sawo.
Baca Juga: Pemprov NTB Belum Lempar Handuk "Rebut" Gedung Wanita dan Bawaslu NTB, Kubu Made Singarsa Tak GentarBaca Juga: Pemprov NTB Belum Lempar Handuk "Rebut" Gedung Wanita dan Bawaslu NTB, Kubu Made Singarsa Tak Gentar
Tanaman sayur-sayuran juga tumbuh subur di sela-sela pepohonan. Seperti bayam, terong, kemangi, cabai, kangkung, hingga sawi.
"Semua saya tanam sendiri dan saya rawat sendiri," kata Itratip, Selasa (6/4).
Menurutnya, berkebun punya banyak manfaat. Selain menjadi sumber makanan dan energi, tanaman yang tumbuh subur juga menjadi sarana healing bagi Itratip.
Baca Juga: Tak Menyerah, Pemprov NTB Siapkan Serangan Balik di Sengketa Lahan Gedung Wanita dan Kantor BawasluBaca Juga: Tak Menyerah, Pemprov NTB Siapkan Serangan Balik di Sengketa Lahan Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu
Tidak heran. Ia biasa menghabiskan waktu dengan duduk berlama-lama di belakang rumahnya. Sambil menikmati suasana hijau dan rindangnya pepohonan.
"Sehingga healing tidah harus mahal. Pergi ke belakang rumah juga jadi sarana healing. Karena saya bisa menikmati alam terbuka ditemani kupu kupu yang terbang indah di area tanaman," tuturnya.
Nongkrong di pekarangan rumah biasa dilakukan saat sore hari.
Baca Juga: Bawaslu NTB Laporkan Kondisi Kantor ke Pusat
Biasanya sepulang dari kantor. Kegiatan yang menghibur juga dilakukan sambil memetik buah-buahan.
"Kalau sore gitu biasa saya nongkrong di pekarangan. Apalagi kalau saat hari libur," ucap Itratip.
Menurutnya, menyalurkan hobi bertani punya banyak manfaat. Selain menjadi sumber ketahanan pangan, kegiatan bertani juga menjadi sarana olahraga.
"Kalau habis menanam kan jadi keringatan. Bagi saya itulah olahraga murah dan bermanfaat," imbuh ayah dua anak itu. (mar/r2)
Editor : Redaksi