Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PLN UIP Nusra Tuntaskan Infrastruktur PLTP Mataloko 100 Persen, Siap Masuk Tahap Pengeboran Panas Bumi

Marthadi • Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:48 WIB
Tampak atas area Wellpad A PLTP Mataloko FTP 2 (2X10 MW) yang telah rampung 100 persen sebagai bagian dari penyiapan infrastruktur untuk mendukung tahapan pengeboran panas bumi.
Tampak atas area Wellpad A PLTP Mataloko FTP 2 (2X10 MW) yang telah rampung 100 persen sebagai bagian dari penyiapan infrastruktur untuk mendukung tahapan pengeboran panas bumi.

LombokPost - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menuntaskan 100 persen pekerjaan penyiapan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Infrastruktur tersebut menjadi fondasi utama sebelum proyek memasuki tahap pengeboran panas bumi sebagai bagian dari pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Pekerjaan dilaksanakan di Kecamatan Golewa yang mencakup Desa Tiwotoda, Ulubelu, Wogo, Dadawea, Ratogesa, dan Radabata. Infrastruktur yang telah selesai meliputi empat wellpad (A, B, C, dan D), akses jalan sepanjang 6,7 kilometer, serta laydown area untuk mendukung aktivitas pengeboran.

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) WKP Mataloko Adrys A.S. Silaban mengatakan seluruh pekerjaan fisik telah rampung. Saat ini PLN bersama penyedia jasa sedang menyelesaikan tahapan quality assurance melalui sejumlah pekerjaan penyempurnaan.

"Penyelesaian pekerjaan penyiapan infrastruktur telah mencapai 100 persen. Saat ini kami memastikan seluruh tahapan quality assurance berjalan dengan baik sehingga setiap detail pekerjaan memenuhi standar mutu, keselamatan, dan spesifikasi teknis sebelum memasuki tahapan berikutnya," ujar Adrys.

Baca Juga: Pesona Pulau Kenawa, Surga Kecil di Sumbawa Barat

Tahapan penyempurnaan meliputi perbaikan beberapa ruas lapis aspal, penyesuaian elevasi water pond, serta penyelesaian pekerjaan minor berdasarkan hasil inspeksi lapangan.

Selain fokus pada pembangunan fisik, PLN juga melibatkan masyarakat sekitar dalam pelaksanaan proyek. Sebanyak 85 persen tenaga kerja yang terlibat merupakan tenaga kerja lokal.

PLN juga menggelar rangkaian kegiatan Pre-Free, Prior and Informed Consent (Pre-FPIC) atau konsultasi bermakna sejak November 2025 hingga Maret 2026. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat di Desa Were, Kezewea, Nirmala, dan Sadha untuk memberikan informasi mengenai rencana proyek, potensi dampak, serta langkah pengelolaannya.

Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Nusra 2 Avianda Edwin Fachruddin mengatakan pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat.

"Melalui kegiatan Pre-FPIC, kami memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai rencana kegiatan, potensi dampak, serta langkah-langkah pengelolaan yang akan dilakukan. Pendekatan ini penting untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar proyek," katanya.

Baca Juga: DPRD Dorong Kenaikan Gaji Guru Honorer Lombok Utara

General Manager PLN UIP Nusra RDW Manurung menegaskan PLTP Mataloko merupakan proyek strategis yang akan memperkuat pasokan listrik sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi panas bumi di Pulau Flores.

"PLTP Mataloko bukan sekadar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi investasi strategis bagi masa depan energi Indonesia. Kami berkomitmen menyelesaikan setiap tahap pengembangan secara profesional agar segera berkontribusi terhadap keandalan pasokan listrik, pemanfaatan energi domestik, serta mendukung swasembada energi nasional," ujarnya.

Sebagai bagian dari pengembangan proyek, PLN juga menyiapkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada 2026 berupa pembangunan sarana air bersih melalui pemasangan jaringan perpipaan bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses air bersih sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi warga sekitar. 

Editor : Marthadi
#Proyek listrik Flores #PLTP Mataloko #panas bumi NTT #Energi Baru Terbarukan #PLN UIP Nusra