LombokPost - “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)
Pembaca Lombok Post tiada kata yang pantas kita ucapkan kecuali kalimat alhamdulillah binikmatihi tatimmussholihat. Kehidupan tidak pernah lepas dari ujian.
Ada kalanya seseorang diuji dengan kekurangan harta, kehilangan orang yang dicintai, sakit yang berkepanjangan, kegagalan, maupun berbagai persoalan hidup lainnya. Dalam menghadapi semua itu, Islam mengajarkan satu bekal yang sangat agung, yaitu sabar.
Sabar bukan berarti menyerah terhadap keadaan, bukan pula pasrah tanpa ikhtiar. Sabar adalah kemampuan menahan diri untuk tetap taat kepada Allah, menjauhi maksiat, dan tetap tegar ketika menghadapi musibah. Orang yang sabar akan terus berusaha, berdoa, dan bertawakal kepada Allah dengan penuh keyakinan bahwa setiap ujian memiliki hikmah.
Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 153)
Ayat ini memberikan pelajaran bahwa pertolongan Allah tidak datang kepada mereka yang mudah berputus asa, melainkan kepada orang-orang yang tetap bersabar dan terus mendekatkan diri kepada-Nya melalui salat.
Baca Juga: DPD BKPRMI Lombok Tengah Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pembinaan Generasi Qurani
Dalam ayat yang lain Allah berfirman: "Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu mereka yang apabila ditimpa musibah mengucapkan: 'Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali'." (QS. Al-Baqarah: 155–156)
Bahkan Allah SWT menjanjikan pahala yang luar biasa bagi orang-orang yang sabar: "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas." (QS. Az-Zumar: 10)
Rasulullah SAW juga memberikan teladan tentang pentingnya kesabaran. Beliau bersabda: "Barang siapa berusaha untuk bersabar, maka Allah SWT akan menjadikannya sabar. Tidaklah seseorang diberi karunia yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran."
Baca Juga: Sambang TPQ Dimulai, LPTQ Lombok Tengah Perkuat Fondasi Generasi Qurani
Dalam hadis yang lain Rasulullah Saw bersabda: "Sesungguhnya kesabaran yang sesungguhnya adalah pada saat pertama kali menghadapi musibah." (HR. Bukhari)
Sabar juga sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Di tengah tantangan ekonomi, derasnya arus informasi, konflik keluarga, serta berbagai persoalan sosial, setiap Muslim dituntut untuk mengedepankan kesabaran. Dengan sabar, seseorang mampu mengendalikan emosi, menghindari tindakan yang merugikan, serta mengambil keputusan dengan bijaksana.
Marilah kita menjadikan sabar sebagai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Bersabar dalam menjalankan ibadah, bersabar meninggalkan perbuatan maksiat, dan bersabar ketika menghadapi ujian hidup. Yakinlah, setiap kesulitan akan diiringi kemudahan, dan setiap kesabaran akan berbuah pertolongan serta kemuliaan di sisi Allah SWT.
Semoga Allah SWT menjadikan kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang sabar, kuat dalam menghadapi ujian, serta memperoleh pahala yang tidak terhingga. Aamiin ya Rabbal 'alamin. Wallahu'lam bisshawab. (*)
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Lombok Post