Fenomena Langka! Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 Sapa NTB, Intip Jadwal dan Cara Aman Melihatnya

Marthadi • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 12:37 WIB
Gerhana Matahari pada 12 Agustus 2026 NTB diprediksi dapat dilihat di wilayah NTB.
Gerhana Matahari pada 12 Agustus 2026 NTB diprediksi dapat dilihat di wilayah NTB.

 

LombokPost – Fenomena alam spektakuler Gerhana Matahari Total (GMT) diprediksi akan kembali menyapa Bumi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Meskipun jalur totalitas utamanya melintasi wilayah Eropa seperti Spanyol dan Islandia, masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dikabarkan tetap berkesempatan menyaksikan fase Gerhana Matahari Sebagian.

Berdasarkan data astronomi, jalur utama Gerhana Matahari Total 2026 akan membentang dari Samudra Arktik, Greenland, Islandia, hingga Spanyol dan Portugal. Ini merupakan peristiwa gerhana matahari total pertama yang melintasi daratan utama Eropa sejak tahun 2006.

Jadwal dan Penampakan di NTB

Meski tidak dilalui jalur totalitas, wilayah Indonesia termasuk NTB diprediksi dapat melihat piringan Matahari yang tertutup sebagian oleh bulan. Pada fase ini, matahari akan tampak unik seperti "tergigit" sedikit karena tutupan bulan diperkirakan berkisar antara 10% hingga 20%.

Baca Juga: Siap-siap War Tiket! Festival Teman Tulus 2026 Digelar 10 Oktober, Cek Harga dan Cara Belinya

Untuk wilayah Indonesia bagian barat, puncak fenomena ini diperkirakan terjadi pada pukul 17.47 WIB, dengan kontak awal dimulai sekitar pukul 16.28 WIB. Namun, perlu dicatat bahwa waktu pengamatan di setiap daerah bisa bervariasi antara 3-5 menit tergantung posisi geografisnya.

Dampak pada Alam dan Sains

Fenomena ini bukan sekadar tontonan visual. Para ilmuwan berencana memanfaatkan momen ini untuk melakukan berbagai eksperimen, termasuk mereplikasi pembuktian teori relativitas Einstein dan mempelajari perubahan atmosfer bumi.

Selain itu, penurunan suhu udara secara mendadak dan kegelapan sementara biasanya akan memicu perubahan perilaku pada hewan. Berdasarkan pengamatan sebelumnya, burung-burung mungkin akan berhenti berkicau, sementara hewan nokturnal bisa saja muncul lebih awal karena menganggap malam telah tiba.

Baca Juga: PLN UIP Nusra Buka Dialog dengan Tokoh Adat dan Masyarakat, Pengembangan Panas Bumi Flores-Lembata Ditekankan Transparan

Peringatan Keselamatan Pengamatan Masyarakat diingatkan untuk tidak melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung khusus, bahkan saat terjadi gerhana sebagian. Menatap langsung ke piringan surya tanpa filter standar internasional ISO 12312-2 dapat menyebabkan kerusakan mata permanen.

Bagi warga yang ingin mengamati, sangat disarankan menggunakan kacamata gerhana khusus atau menggunakan metode proyeksi lubang jarum (pinhole projector) yang jauh lebih aman. Alternatif lainnya adalah memantau siaran langsung dari lembaga antariksa dunia seperti NASA atau ESA melalui platform daring.

Editor : Marthadi
Gerhana Matahari 2026 Gerhana Matahari NTB Jadwal Gerhana 12 Agustus Fenomena Astronomi 2026 Cara melihat gerhana aman.