LombokPost – Ancaman keamanan di sekitar proyek infrastruktur ketenagalistrikan menjadi perhatian PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra). PLN membekali jajaran manajemen dan pegawainya dengan edukasi deteksi dini dan mitigasi ancaman sosial, radikalisme, hingga terorisme.
Edukasi Pencegahan Tindak Pidana Terorisme itu digelar di aula Segara Anak, kantor PLN UIP Nusra, Kamis (1/10). Kegiatan diikuti pegawai secara langsung serta daring melalui Zoom Meeting oleh pegawai Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2 dan UPP Nusra 3.
Kegiatan mengusung tema “Deteksi Dini dan Mitigasi AGHT (Sosial, Radikalisme, Terorisme) dalam Mendukung Keamanan Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan.”
Kepala Bagian Operasional BIN Daerah NTB M. Alwan Wijaya hadir sebagai narasumber. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pengenalan ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT), terutama yang berkaitan dengan kondisi sosial, radikalisme, dan terorisme.
Baca Juga: Pengurus Koperasi Merah Putih Diperkuat Lewat Pelatihan Manajemen Keuangan
Pegawai PLN didorong lebih peka terhadap perubahan situasi di lingkungan kerja. Kewaspadaan sejak dini dinilai penting agar potensi gangguan dapat segera dikenali dan dikoordinasikan sebelum berdampak terhadap keamanan maupun kelancaran pekerjaan.
General Manager PLN UIP Nusra RDW. Manurung mengatakan aspek keamanan tidak dapat dipisahkan dari keberlangsungan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Pemahaman dan kewaspadaan setiap pegawai menjadi penting agar kita dapat mengenali potensi gangguan sejak dini dan mengambil langkah yang tepat,” kata Manurung.
Menurut dia, peningkatan wawasan dan kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk membangun budaya kerja yang aman serta responsif terhadap potensi risiko.
Baca Juga: Gubernur Miq Iqbal: Pembangunan NTB Berkeadilan, Lombok dan Sumbawa Tumbuh Bersama
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh insan PLN semakin memahami pentingnya deteksi dini, menjaga lingkungan kerja, serta membangun komunikasi dan koordinasi apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujarnya.
Manurung menegaskan, kewaspadaan bersama diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang aman dan berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara.
PLN UIP Nusra selanjutnya akan terus meningkatkan pemahaman dan kesadaran pegawai terhadap aspek keamanan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan, kelancaran, dan keberlangsungan pembangunan proyek ketenagalistrikan.
Editor : Marthadi