Kabar Duka, Ulama Karismatik NTB TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin Wafat

Prihadi Zoldic • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:17 WIB
Sosok TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin semasa hidup
TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin

 

LombokPost - Kabar duka menyelimuti masyarakat Nusa Tenggara Barat setelah salah satu ulama sepuh terkemuka, TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau yang akrab disapa Tuan Guru Bagu, meninggal dunia pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kepergian pengasuh Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu ini menjadi kehilangan mendalam bagi dunia pendidikan Islam dan dakwah keagamaan.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Provinsi NTB sekitar pukul 13.37 Wita. Berita berpulangnya tokoh keagamaan karismatik tersebut dikonfirmasi secara resmi oleh jajaran direksi dan manajemen RSUD Provinsi NTB.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas berpulangnya sang ulama. Menurutnya, daerah kehilangan sosok panutan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pembinaan umat dan kemajuan pesantren.

Baca Juga: Ulama Sepuh NTB Berpulang, TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin Tutup Usia

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi NTB, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin atau Tuan Guru Bagu. Kita kehilangan salah satu ulama besar yang telah mengabdikan hidupnya untuk pendidikan Islam, dakwah, dan pembinaan umat di NTB," kata Lalu Iqbal.

Sehari sebelum almarhum wafat, tepatnya pada Rabu, 14 Oktober 2026, Gubernur Lalu Iqbal sempat menjenguk langsung kondisi Tuan Guru Bagu yang tengah dirawat intensif di RSUD Provinsi NTB. Momen kunjungan tersebut dibagikan melalui akun media sosial pribadinya seraya mengajak warga turut mendoakan kesembuhan almarhum.

"Beliau adalah orang tua, guru, dan panutan bagi banyak orang di NTB. Mari kita sama-sama mendoakan dari mana pun kita berada. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, dan yang terbaik untuk beliau," tulis Iqbal dalam unggahannya saat itu.

Baca Juga: Ketika Pupuk yang Dulunya Cerita Sedih Petani NTB Kini Jadi Sumber Kebahagiaan

Semasa hidupnya, Tuan Guru Bagu mendedikasikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk mengasuh para santri dan membimbing masyarakat di Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu. Selain itu, almarhum juga tercatat aktif berkhidmah di Nahdlatul Ulama, baik di tingkat wilayah maupun nasional sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB.

"Beliau bukan hanya seorang pengasuh pondok pesantren, tetapi juga tempat masyarakat mencari ilmu, nasihat, dan tuntunan. Pengabdian beliau melalui Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu serta Nahdlatul Ulama telah memberikan kontribusi besar bagi kehidupan keagamaan masyarakat NTB," ujar Iqbal.

Baca Juga: Ruben Amorim Balik Kucing ke Formasi Andalannya, Pemain AC Milan Harus Sesuaikan Diri

Gubernur Iqbal pun mengajak seluruh lapisan masyarakat NTB untuk memanjatkan doa terbaik bagi almarhum dan memberikan ketabahan kepada keluarga besar pondok pesantren yang ditinggalkan.

"Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan. Al-Fatihah," tuturnya.

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Tuang Guru Bagu Lalu Muhamad Iqbal