LombokPost – Di saat lampu-lampu di Sirkuit Mandalika dan area sekitarnya menyala terang, menerangi persiapan balap MotoGP, momen tiga hari balap, dan saat setelahnya, ada senyum di banyak desa di Lombok, karena rumah-rumah mereka juga menyala lampunya.
Misalnya, di Desa Senanggalih, Kecamatan Sambelia, di Lombok Timur. Lebih dari 100 kilometer jaraknya dari Mandalika, Jumadi, kakek 71 tahun bisa menikmati tayangan MotoGP dari TV di ruang keluarganya.
"Ya kalau ingat momen belum ada listrik, jangankan nonton TV, nyala lampu bohlam saja kita tak tahu seperti apa," kata pria dengan 4 anak, yang sudah memiliki 5 cucu ini.
Baca Juga: Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026, PLN Berhasil Kawal Keandalan Pasokan Listrik
Sekarang, dengan listrik PLN 900 VA yang sudah ada di rumahnya, ia sangat dimudahkan dengan kehidupan kesehariannya, termasuk untuk membuat es batu yang dia jual di warung anaknya.
Inilah contoh wajah Energi Berkeadilan yang dimaksud PLN. Hingga Oktober 2026, rasio elektrifikasi NTB sudah 99,99 persen.
Angka ini disampaikan langsung dalam rapat percepatan Listrik Desa (Lisdes) di PLN UP3 Bima, 8 Oktober 2026 lalu.
Baca Juga: PLN NTB Pasang SPKLU Fast Charging 200 kW di Sirkuit Mandalika, Dukung MotoGP 2026
Total 83 lokasi Lisdes di seluruh NTB masih dikerjakan tahun ini, dengan target selesai akhir 2026, Kabupaten Bima saja dapat jatah 11 lokasi.
"Tantangannya medan curam dan akses jalan rusak," kata Manager PLN UP3 Bima Heri Dwi Sulistyo, sehingga butuh gotong royong dengan Pemda.
Desa Tepal, Kabupaten Sumbawa dengan populasi 1.873 jiwa adalah salah satu yang masih kesulitan soal listrik.
Baca Juga: Suroso Isnandar Resmi Nakhodai PLN, Gantikan Darmawan Prasodjo
PLN harus bangun jaringan 20 kV sepanjang 18,24 km dari Dusun Punik ke Tepal, lewat Hutan Lindung 0,52 hektar, dengan 2 trafo 100 kVA dan 1 trafo 50 kVA.
PLN tidak diam, ada Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang pada tahun 2025, NTB dapat kuota 12.000 sambungan gratis untuk rumah tangga tidak mampu dari APBN.
"BPBL bukan sekadar program penyambungan listrik, tetapi wujud kehadiran negara dalam membawa keadilan energi bagi seluruh rakyat." kata GM PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti dalam sebuah kesempatan.
Baca Juga: PLN Gandeng Koperasi Merah Putih, Bayar Listrik Kini Lebih Dekat ke Warga Desa
Fokus ke 83 titik Lisdes dan 5 desa terakhir seperti Tepal jadi bukti keseriusan PLN mengejar 100 persen dengan medan paling sulit.
Listrik dapat mendukung kegiatan produktif dan kemandirian desa. Di lapangan, kalimat itu menjelma menjadi mesin pengering rumput laut di Teluk Ekas, cold storage ikan di Tanjung Luar, dan mesin pengolahan sampah plastik di Gili Trawangan.
Manfaat listrik sangat nyata, jika dulu listrik di desa hanya untuk lampu dan TV, kini banyak pelanggan di daerah semisal Kabupaten Lombok Timur mengajukan daya untuk usaha produktif.
Baca Juga: PLN Raih Sector Champion CX100 Award 2026, Bukti Transformasi Layanan Pelanggan
Penggilingan kopi Sembalun, penetas telur ayam di Pringgarata, hingga homestay di Tete Batu, semua butuh listrik PLN.
Sehingga tak salah jika dikatakan MotoGP Mandalika memang mendatangkan wisatawan, tapi PLN yang memastikan mereka tetap stay bertahan di Lombok.
Listrik yang berkeadilan bukan membuat semua terang sama, tapi membuat terang itu punya manfaat yang sama.
Baca Juga: PLN Nusantara Power Sambelia Bergerak Cegah Stunting
Di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Kabupaten Lombok Tengah, keandalan listrik PLN memastikan kegiatan akbar MotoGP tak terganggu.
Hasilnya, perputaran ekonomi NTB dari event besar itu diprediksi menggerakkan ekonomi Rp 5 triliun, sebuah angka yang tak main-main untk urusan ekonomi makro.
Baca Juga: Santunan PLN Sasar Guru Ngaji dan Anak Yatim di Mandalika
"Dampak ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP terus mengalami peningkatan setiap tahun. Berdasarkan perkiraan, efek berganda ekonomi yang sebelumnya berada di kisaran Rp 3 triliun terus tumbuh hingga sekitar Rp 4,2 triliun pada tahun-tahun sebelumnya dan ditargetkan mencapai Rp 5 triliun pada 2026," kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Editor : Prihadi Zoldic