LombokPost-Satlantas Polresta Lombok Barat bagian Unit Keamanan dan Keselamatan bekerja sama dengan PT Astra International Motor Tbk-Honda NTB menggelar sosialisasi safety riding di MAN Lombok Barat, (13/5).
Kegiatan yang bertajuk Safety Riding Education Goes to School ini.
Diikuti siswa-siswi MAN Lombok Barat bersama beberapa orang perwakilan guru dan tata usaha.
Kepala MAN Lombok Barat H Abdul Azis Faradi menyambut baik kegiatan sosialisasi safety riding ini.
Karena memberikan edukasi kepada seluruh warga madrasah akan pentingnya keamanan, keselamatan, dan etika mengemudikan motor.
”Kami menyambut gembira dan membuka pintu lebar-lebar kegiatan semacam ini. Apalagi safety riding yang akan memberikan informasi tentang keamanan, keselamatan, dan etika bermotor,” tutur Azis.
”Semoga siswa MAN Lobar setelah mengikuti kegiatan ini semakin sadar akan pentingnya keselamatan diri dalam berkendara,” imbuhnya.
Intsruktur Safety Riding Astra Motor NTB Satria Wiman Jaya menyampaikan materi sesuai dengan tema dari sosialisasi. Yakni, Safety Riding Education Goes to School. Kegiatan ini memperkenalkan sekaligus mendemokan bagaimana tata cara dan etika betrmotor agar terjamin keselamatan dan keamanan selama bermotor.
Semua peserta didik menyambut baik kegiatan ini.
”Alhamdulillah, seluruh siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Karena mereka sadar akan pentingnya keamanan, keselamatan, dan etika berkendara,” ujarnya.
Briptu Egi Arya Guntara, Satlantas Polres Lombok Barat Bagian Keamanan dan Keselamatan menyampaikan banyak hal terkait etika di jalan raya dan keselamatan berkendaraan. Ia mengajak dan mengedukasi siswa untuk tertib berlalu lintas.
Siswa yang menggunakan sepeda motor melengkapi kelengkapan pribadi seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), SIM (Surat Izin Mengemudi) dan helm SNI (Standar Nasional Indonesia). ”Bagi siswa yang belum memiliki SIM untuk tidak membawa sepeda motor karena bisa membahayakan diri sendiri dan pengendara lain,” ucapnya.
Dia menjelaskan, kelengkapan kendaraan bermotor sesuai standar pabrik dan menekankan tidak menggunakan knalpot brong.
Ia mengingatkan siswa agar saat menyeberang jalan terlebih dahulu harus memastikan keadaan benar-benar aman dengan melihat kendaraan dari arah kiri dan kanan. Kemudian pada saat mengendarakan sepeda motor, baik pengemudi maupun penumpang wajib mengenakan helm standar SNI dan tidak ngebut atau ugal-ugalan di jalan raya.
”Dalam berkendara harus memperhatikan tata cara berkendara yang benar dan etika berkendara agar aman dan selamat dalam berkendara. Seperti memiliki SIM, memakai helm, dan tidak boleh ugal-ugalan,” pungkasnya.
Muhammad Zainul, ketua OSIM MAN Lombok Barat yang menjadi peserta dalam kegiatan ini merasa gembira dan senang telah mengikuti kegiatan safety riding ini.
”Kegiatan safety riding bisa mengetahui bagaimana cara dan etika berkendara. Mulai dari cara menggunakan helm, rem, knalpot, dan bagaimana cara menggunakan alat komunikasi yang benar saat berkendara,” pungkasnya. (jay/r9/*)
Editor : Rury Anjas Andita