LombokPost - Hingga detik ini mungkin masih banyak Milanisti sebagai kelompok fans AC Milan bertanya-tanya soal Ardon Jashari.
Apa kehebatan seorang Ardon Jashari, sehingga AC Milan begitu ngebet mengejarnya.
Nyaris dua bulan perburuan dilakukan AC Milan, dan menjadikan Ardon Jashari transfer termahal di Serie A dalam bursa transfer pemain kali ini.
Melihat rekam jejaknya sebelum bergabung dengan AC Milan, Ardon Jashari adalah gelandang yang seimbang dengan kemampuan defensif yang kuat dan ofensif yang tidak jelek.
Berikut beberapa poin penting tentang Ardon Jashari yang membuatnya menjadi pemain yang sangat berguna bagi tim sekelas AC Milan kelak:
Ardon Jashari memiliki keseimbangan yang baik antara kemampuan defensif dan ofensif, sebuah hal yang diperlukan AC Milan.
Ardon Jashari mampu menonjol dalam transisi dan gigih untuk menekan lawan, berduel merebut bola atau sekedar membayangi lawan dan memaksa mereka melakukan kesalahan, sepintas mirip Gattuso, legenda AC Milan.
Dengan kemampuan ini, Ardon Jashari dipercaya akan menjadi gelandang yang sangat berguna bagi AC Milan.
Ardon Jashari memiliki kemampuan umpan pendek, chip atau umpan panjang yang baik, untuk soal ini, dia mirip Pirlo, legenda AC Milan lainnya.
Baca Juga: Mari Berharap Massimiliano Alergi Mampu Kembalikan Identitas AC Milan
Ardon Jashari mampu mengelola atau mengatur tempo permainan, membuatnya menjadi deep-lying playmaker yang efektif bagi AC Milan.
Dengan kemampuan ini, Ardon Jashari dapat menjadi pemain yang sangat penting dalam skema pelatih AC Milan Massimiliano Allegri.
Dengan komposisi gelandang AC Milan yang sekarang, Ardon Jashari bisa berperan baik sebagai deep-lying playmaker atau box to box.
Ardon Jashari bisa bergantian dengan Samuele Ricci atau berdampingan dengan Ricci dan berperan sebagai box to box di AC Milan, dan keduanya akan dimentori oleh Luka Modric.
Dengan peran ini, Ardon Jashari dapat menjadi pemain yang sangat penting dalam tim AC Milan.
Ada beberapa kombinasi gelandang yang bisa terbentuk dengan Ardon Jashari, di AC Milan, termasuk:
- Sistem 2 gelandang AC Milan: Fofana-Ricci; Fofana-Jashari; Ricci-Jashari.
- Sistem 3 gelandang AC Milan: Fofana-Ricci-Jashari; Ruben Loftus-Cheek-Ricci-Jashari; Ruben Loftus-Cheek-Fofana-Jashari; Ruben Loftus-Cheek-Fofana-Ricci.
Dengan Luka Modric yang bisa mengganti siapa pun, AC Milan tampak begitu lengkap di tengah.
Ardon Jashari bisa menjadi pemain yang sangat penting dalam skema Massimiliano Allegri, dan AC Milan bisa menjadi tim yang sangat kuat dengan kombinasi gelandang yang tepat.
Dengan demikian, Ardon Jashari menjadi salah satu pemain yang paling penting dalam tim AC Milan, dan Massimiliano Allegri harus membuat keputusan yang tepat untuk memaksimalkan kemampuan Jashari. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic