LombokPost - Masih ingat saat AC Milan dikuasai investor Cina?
Saat itu AC Milan melakukan perombakan besar-besaran, begitu banyak pemain baru didatangkan dengan dana fantastis yang disuntikkan.
Hasilnya nol besar, AC Milan tak mampu bersaing di papan atas klasemen Serie A Italia.
Kini, sepintas pola pergerakan AC Milan serupa, sudah 7 pemain baru masuk dan 15 keluar.
Bursa transfer 2025 ini benar-benar jadi titik balik bagi AC Milan.
Perubahan besar di skuad AC Milan dan manajemen, termasuk pelatih baru Massimiliano Allegri membuat musim baru terasa segar sekaligus penuh ekspektasi.
Di antara 7 rekrutan baru AC Milan di era Massimiliano Allegri termasuk Ardon Jashari yang dibeli seharga € 34 juta.
AC Milan juga mendatangkan Samuele Ricci dengan mahar € 23 juta dan Pervis Estupinan €17M.
Kemudian AC Milan turut memboyong Koni De Winter seharga €20M, Luka Modric dan Pietro Terracciano secara gratis, dan Zachary Athekame yang resmi hari ini.
Tercatat 15 pemain keluar, termasuk Tijjani Reijnders yang dijual AC Milan ke Manchester City seharga € 57 juta + bonus.
Ada pula Theo Hernandez dijual AC Milan ke klub Arab Saudi seharga € 25 juta, kemudian Malick Thiaw € 40 juta, dan Kalulu € 14,3 juta.
Total pergerakan AC Milan mencapai 33 pemain keluar-masuk termasuk pinjaman dan kontrak habis.
Lini tengah AC Milan jadi investasi terbesar klub saat ini dengan keberadaan Ardon Jashari, Samuele Ricci, dan Luka Modric.
Posisi sayap dan bek juga dipoles AC Milan, plus posisi striker yang masih coba ditingkatkan dengan upaya mendapatkan pemain baru.
Musim lalu AC Milan hanya finis pada peringkat 8 Serie A Italia dengan satu gelar "hiburan" juara Supercoppa Italiana.
Kini Massimiliano Allegri masuk sebagai pelatih, dan Igli Tare jadi direktur olahraga AC Milan, keduanya adalah tokoh kunci revolusi.
Masih ada lebih dari 2 pekan sisa bursa transfer pemain untuk satu-dua sentuhan terakhir sebelum AC Milan mulai mengarungi kompetisi Serie A Italia dan Coppa Italia.
Sembari menanti waktu itu, tentunya Milanisti di seluruh dunia, fans AC Milan berharap perubahan kali ini akan memberikan hasil positif.
Tidak pantas mengulangi momen ketika AC Milan jor-joran di era investor Cina. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic