LombokPost - Liverpool semakin dekat untuk mendapatkan Alexander Isak setelah Newcastle United resmi menuntaskan transfer Nick Woltemade dari Stuttgart.
Kesepakatan untuk Woltemade disebut berada di angka sekitar £70 juta plus add-ons, menjadikannya rekrutan termahal dalam sejarah Newcastle dan sekaligus membuka jalan bagi kepindahan Isak ke Anfield.
Drama transfer Liverpool dan Alexander Isak terus memanas. Tawaran pertama Liverpool sebesar £110 juta sudah ditolak mentah-mentah.
Namun, The Reds kini siap mengajukan tawaran kedua senilai sekitar £130 juta, yang akan memecahkan rekor transfer Premier League dan menjadikan Isak sebagai pemain termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.
Di sisi lain, situasi internal Newcastle makin panas. Alexander Isak sudah jelas menolak perpanjangan kontrak, bahkan kabarnya enggan kembali berlatih.
Sang striker Swedia tetap bertekad hengkang sebelum jendela transfer ditutup, dan hanya kepastian dari Liverpool yang bisa mewujudkan keinginannya itu.
Kedatangan Nick Woltemade membuat Newcastle lebih tenang dalam negosiasi. Pemain Jerman berusia 23 tahun itu disebut punya profil mirip Isak dan diharapkan bisa langsung nyetel di lini depan.
Newcastle bahkan berhasil mengalahkan Bayern Munich yang ikut memburu Nick Woltemade, namun tak mampu menandingi tawaran finansial besar dari The Magpies.
Bagi Liverpool, Alexander Isak adalah target nomor satu untuk memperkuat lini depan.
Jika transfer rampung, Isak akan langsung diplot sebagai penyerang utama di Anfield.
Selain itu, langkah ini juga menunjukkan keseriusan The Reds untuk bersaing di level tertinggi musim ini.
Kini, semua mata tertuju pada negosiasi tahap akhir. Newcastle disebut masih menuntut angka minimal £130 juta plus pengganti tambahan untuk lini serang agar mau melepas Isak.
Namun dengan kondisi yang semakin panas, saga ini diyakini akan segera menemukan titik akhir dalam hitungan hari.
Jika kesepakatan terjadi, transfer Liverpool – Alexander Isak – Newcastle akan tercatat sebagai salah satu transfer terbesar dan paling bersejarah di Premier League. (***)
Editor : Alfian Yusni