LombokPost - Liverpool sedang panas membicarakan bursa transfer. Meski baru saja menghabiskan 563 juta dolar AS pada musim panas lalu, The Reds ternyata masih harus menghadapi 4 keputusan transfer penting sebelum musim panas depan.
Empat keputusan itu menyangkut masa depan Marc Guehi, Ibrahima Konate, Federico Chiesa, serta regenerasi untuk menggantikan Mohamed Salah yang mulai menua.
Langkah Liverpool di bursa transfer musim panas lalu sebenarnya sudah sangat agresif. Mereka melepas beberapa nama besar seperti Luis Diaz, Darwin Nunez, hingga Trent Alexander-Arnold.
Sebagai gantinya, manajemen klub mengeluarkan uang besar untuk menghadirkan bintang muda Florian Wirtz serta striker tajam Alexander Isak.
Tidak berhenti di situ, Arne Slot juga memperkuat tim dengan membeli Milos Kerkez, Jeremie Frimpong, Hugo Ekitike, dan beberapa pemain potensial lain.
Skema besar ini membuat Liverpool tetap difavoritkan dalam perebutan gelar Premier League musim ini. Namun, sukses besar di bursa transfer tidak otomatis menjawab semua masalah.
Baca Juga: Mohamed Salah Semprot Fans Liverpool, Sindiran ke Luis Diaz dan Darwin Nunez Tuai Kontroversi
Marc Guehi, Target yang Tertunda
Kisah Marc Guehi menjadi salah satu drama terbesar di deadline day lalu. Bek andalan Crystal Palace itu hampir pindah ke Anfield sebelum pihak Palace menarik diri di menit-menit terakhir.
Kabarnya, Guehi kecewa berat karena gagal mewujudkan impiannya bermain untuk Liverpool. Situasi ini membuka peluang besar bagi The Reds untuk mencoba kembali pada Januari mendatang.
Namun, ada juga opsi menunggu hingga musim panas ketika kontraknya semakin menipis. Menunggu memang lebih hemat, tapi risikonya Liverpool bisa disalip klub besar lain yang juga mengincarnya.
Baca Juga: Liverpool Sudah Temukan Penerus Mohamed Salah, Michael Olise Jadi Target Utama di Anfield
Masa Depan Ibrahima Konate
Keputusan soal Guehi erat kaitannya dengan Ibrahima Konate. Bek asal Prancis itu kontraknya tersendat dalam negosiasi, sementara rumor kepindahan ke Real Madrid terus berembus.
Liverpool tentu tak ingin kehilangan salah satu bek terbaik mereka. Namun, jika Konate benar-benar ingin pergi, klub harus cepat memutuskan apakah akan melepasnya lebih awal atau menyiapkan duet masa depan Guehi–Giovanni Leoni.
Dalam skema jangka panjang, Liverpool butuh kepastian agar tidak kehilangan dua bek sekaligus.
Federico Chiesa yang Terpinggirkan
Nama berikutnya adalah Federico Chiesa. Kedatangannya sempat menimbulkan harapan besar, terutama setelah ia mencetak gol ke gawang Bournemouth di pekan pembuka musim. Tapi nasib berkata lain.
Arne Slot justru mencoret Chiesa dari daftar skuat Liga Champions. Keputusan ini makin menyakitkan ketika pemain muda Rio Ngumoha, yang baru berusia 17 tahun, mendapat tempat lebih dulu.
Situasi ini membuat masa depan Chiesa dipertanyakan. Jika terus tersingkir, musim panas mendatang bisa jadi saat yang tepat untuk melepasnya.
Mohamed Salah, Sang Ikon yang Menua
Namun, topik terbesar tetap soal Mohamed Salah. Usia sang bintang kini sudah 33 tahun. Meski awal musim ini masih produktif dengan satu gol dan satu assist dalam tiga laga, Liverpool tidak bisa mengabaikan fakta bahwa era Salah sudah mendekati akhir.
Salah masih akan jadi andalan dalam satu atau dua tahun ke depan, tetapi klub harus memikirkan regenerasi di lini serang.
Tanpa sosok penerus, Liverpool berisiko kehilangan kekuatan di sisi kanan ketika Salah benar-benar meninggalkan Anfield.
Michael Olise Jadi Target Utama
Untuk mencari penerus Salah, nama Michael Olise dari Bayern Munich disebut berada di urutan teratas daftar belanja Liverpool.
Pemain muda ini dinilai punya kualitas dan gaya bermain yang mirip dengan Salah, meski transfernya tentu tidak akan mudah.
Selain Olise, ada juga nama Morgan Rogers dari Aston Villa. Namun, laporan terbaru menyebut belum ada rencana konkret untuk mengejar Rogers. Fokus utama tetap pada Olise sebagai calon pengganti jangka panjang Salah.
Strategi Liverpool Masih Panjang
Meski bursa transfer sudah resmi ditutup, drama Liverpool belum berhenti. Mereka sukses merekrut Alexander Isak dengan biaya rekor klub, tapi gagal mendapatkan Guehi di detik terakhir.
Kini, semua mata tertuju pada strategi lanjutan yang akan menentukan arah klub dua hingga tiga tahun ke depan.
Jika Liverpool gagal mengambil keputusan tepat soal Guehi, Konate, Chiesa, dan penerus Salah, mereka berisiko menghadapi masalah besar di masa depan.
Sebaliknya, jika sukses, Liverpool bisa mempertahankan statusnya sebagai raja Premier League dan kembali berjaya di Eropa.
Fans Menanti Era Baru Anfield
Pendukung Liverpool tentu menunggu kepastian. Mereka tahu, era Mohamed Salah tidak akan berlangsung selamanya.
Karena itu, empat keputusan besar ini bukan hanya soal transfer, melainkan juga tentang menjaga identitas dan ambisi klub.
Di Anfield, sejarah selalu mencatat para legenda. Kini, giliran Arne Slot dan manajemen Liverpool menentukan, apakah setelah Salah akan lahir ikon baru yang bisa menginspirasi generasi berikutnya. (***)
Editor : Alfian Yusni