LombokPost - Liverpool akhirnya menemukan cara menang tanpa harus menunggu “Arne Time”.
Untuk pertama kalinya musim ini, The Reds menutup laga lebih cepat dengan kemenangan 2-1 atas Everton dalam Derbi Merseyside di Anfield, Sabtu (20/9/2025).
Derbi Merseyside kali ini menjadi saksi bagaimana Liverpool tampil trengginas sejak awal. Liverpool vs Everton langsung panas sejak menit pertama.
Baru 10 menit berjalan, publik Anfield bersorak setelah Ryan Gravenberch melepaskan tembakan voli keras memanfaatkan umpan Mohamed Salah. Gol cepat ini menjadi pembuka dominasi Liverpool di derbi kali ini.
Tak berhenti di situ, Liverpool kembali menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Kali ini giliran Hugo Ekitike yang menunjukkan ketajamannya.
Memanfaatkan operan manis Gravenberch, eks striker PSG itu dengan tenang menaklukkan kiper Everton. Gol ini menjadi yang keempatnya di Premier League sejak berseragam The Reds.
Dengan dua gol cepat, publik Anfield seakan yakin laga akan berakhir mudah. Namun, Liverpool vs Everton tidak pernah sesederhana itu.
Tim tamu bangkit di babak kedua. Idrissa Gana Gueye mencetak gol pada menit ke-58 lewat sundulan memanfaatkan kerja sama apik Iliman Ndiaye dan Jack Grealish. Gol itu membuat tensi pertandingan kembali meninggi.
Everton terus menekan. Jack Grealish bahkan disebut sebagai pemain paling berbahaya bagi The Toffees.
Kreativitasnya sempat merepotkan barisan belakang Liverpool. Namun, pertahanan yang dikomandoi Virgil van Dijk cukup disiplin menahan gelombang serangan.
Arne Slot juga melakukan rotasi menarik di laga ini. Ia memilih memainkan trio gelandang Gravenberch, Szoboszlai, dan Mac Allister sejak awal, sementara dua pemain mahal musim panas, Alexander Isak dan Florian Wirtz, baru masuk dari bangku cadangan.
Strategi itu terbukti manjur. Liverpool vs Everton tetap milik The Reds.
Selain kemenangan, ada catatan istimewa bagi Gravenberch. Ia tercatat sebagai pemain termuda yang mampu mencetak gol sekaligus memberi assist dalam satu laga Derbi Merseyside. Performanya diganjar banyak pujian dari media Inggris.
Bagi Arne Slot, kemenangan ini sangat penting. Sebelumnya, Liverpool sering dicap hanya bisa menang lewat drama tambahan waktu alias “Arne Time”. Kali ini, narasi itu dipatahkan.
The Reds membuktikan mampu menguasai laga lebih awal, sekaligus menjaga rekor sempurna lima kemenangan dari lima laga awal Premier League musim ini.
Sementara itu, Everton masih belum mampu menghapus kutukan di Anfield. Sejak era Premier League dimulai, The Toffees tak pernah menang di kandang Liverpool saat penonton hadir.
Kekalahan ini membuat David Moyes kembali harus menerima kenyataan getir.
Akhirnya, Liverpool vs Everton kembali membuktikan siapa penguasa Merseyside. Dengan hasil 2-1 ini, Liverpool mantap di puncak klasemen sementara Premier League.
The Reds mulai menjauh dari kejaran rival, sementara Everton makin tenggelam di papan bawah. (***)
Editor : Alfian Yusni