Meski sempat unggul lebih dulu lewat gol Erling Haaland, kemenangan City harus sirna setelah Gabriel Martinelli menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.
“Ya, ini satu poin tambahan di laga tandang,” kata Dias. "Tentu saja frustrasi, kami sangat dekat untuk mendapatkan tiga poin."
Dias mengakui bahwa pertandingan tersebut bukanlah pertandingan biasa bagi mereka. Namun, ia bangga dengan mentalitas tim yang ingin terus menang.
"Meskipun ini bukan pertandingan yang biasa bagi kami dalam hal penguasaan bola, saya merasa tim ada di sana, tim sangat hadir, tim ingin menang, kami bermain untuk menang, dan di momen-momen yang harus kami hadapi, kami menerimanya dan kami terus maju dan berusaha," jelasnya.
Bek asal Portugal itu juga merasa timnya tetap mengendalikan permainan meskipun Arsenal lebih banyak menguasai bola.
“Meskipun mereka banyak menguasai bola, saya merasa kami sangat mengontrol, kami sangat solid. Tentu saja mereka mencetak gol di akhir pertandingan dan itu sangat frustrasi bagi kami, tetapi ini lebih sebagai pelajaran,” tambahnya.
Meskipun hasil akhir mengecewakan, Dias menganggap hasil ini sebagai pencapaian.
“Saya merasa di awal pekan ini tidak ada yang akan berpikir kami akan berada di level ini, bermain di level ini dalam ketiga pertandingan yang kami mainkan sepanjang pekan, dan karena itu serta semangat yang saya rasakan di tim, saya pikir ini adalah kemenangan besar,” pungkasnya.
Editor : Redaksi Lombok Post