LombokPost - Hubungan antara Rafael Leao dan Massimiliano Allegri di AC Milan menjadi rumit belakangan.
Terutama setelah pertandingan Juventus vs AC Milan yang berakhir 0-0.
Massimiliano Allegri disebut mengkritik tajam Rafael Leao di ruang ganti di depan beberapa rekan setimnya, menekankan bahwa penampilan yang ditunjukkannya di Turin tidak dapat diterima oleh siapa pun yang ingin bermain untuk tim sebesar AC Milan.
Baca Juga: Jarang Terjadi, Puluhan Ribu Jamaah NW Padati Kota Mataram, Ternyata untuk Acara Ini
Pelatih berkepala plontos itu meminta pemainnya untuk meningkatkan level intensitas, disiplin, dan fokus pada pertandingan AC Milan mendatang.
Massimiliano Allegri menekankan bahwa perubahan mental seorang pemain sangatlah mungkin dilakukan dengan cepat, meski pun tidak dapat diperoleh dalam waktu semalam.
Artinya apa, dia ingin Rafael Leao yang kini didorong menjadi striker AC Milan bermain lebih baik.
Baca Juga: 3 Tanda Alam Ini Tunjukkan Kemungkinan AC Milan Berpeluang Scudetto
Rafael Leao kini memang berada di persimpangan jalan bagi AC Milan, entah ia kembali ke performa terbaiknya dan membuktikan bahwa ia adalah bintang atau ia kehilangan tempatnya di tim utama.
Hubungannya dan pelatih AC Milan Massimiliano Allegri menjadi tegang dan rapuh, dan dapat berkembang secara negatif jika pemain tersebut tidak menunjukkan peningkatan pesat dalam kinerja dan disiplin.
Terkait ini, analisa lain menyebut hubungan Massimiliano Allegri dan Rafael Leao di AC Milan bukanlah sebuah perselisihan atau keretakan.
Baca Juga: Ini Alasan Nilai Pasar Pemain AC Milan Ini Melonjak Tajam
Sikap keras Massimiliano Allegri ini adalah cerminan keinginannya untuk menempatkan Rafael Leao di jantung permainan AC Milan.
Dan untuk melakukannya, Massimiliano Allegri tidak akan segan-segan memberikan perlakuan kasar yang lebih keras bagi Rafael Leao di ruang ganti AC Milan.
Selepas pertandingan kontra Juventus, Rafael Leao, salah satu pemain AC Milan dengan gaji tertinggi itu memang dalam sorotan tajam.
Baca Juga: Seri Rasa Kalah, Bukti AC Milan Sudah Naik Level
Dia menyia-nyiakan dia peluang emas AC Milan di depan gawang Juventus.
Satu tendangan Rafael Leao melebar, satu lagi kurang keras sehingga mampu diblok kiper lawan, padahal keduanya sudah tepat di berhadapan dengan kiper Juventus.
Terkait performa Rafael Leao di AC Milan yang tampak belum konsisten, Adrien Rabiot angkat bicara.
Baca Juga: Kerap Main Malas-malasan, Bintang AC Milan Ini Dalam Sorotan
"Leao? Dia punya potensi, tapi di usia 26, Anda sudah tidak muda lagi. Di usianya, tidak ada waktu yang bisa disia-siakan," ujar pemain yang baru didatangkan AC Milan musim ini tersebut.
"Sayang sekali jika dia hanya menjadi pemain hebat yang berpotensi. Saya harap dia menyadari bahwa dia punya kemampuan untuk bersaing dengan yang terbaik," pungkas Adrien Rabiot yang bermain di lini tengah AC Milan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic