LombokPost - Selama enam pertandingan pertama, pelatih AC Milan Massimiliano Allegri adalah pelatih Serie A yang paling sedikit merotasi skuadnya.
Tercatat hanya 15 pemain yang digunakan sebagai starter AC Milan.
Stabilitas ini menguntungkan AC Milan, karena klub tanpa kompetisi Eropa, sementara pesaing lain terus merotasi pemainnya.
Baca Juga: Dilema Samuele Ricci di AC Milan Paksa Gennaro Gattuso Angkat Bicara
Salah satu alasan sederhana Massimiliano Allegri tak banyak melakukan rotasi adalah, sudah padanya pemain dan penampilan gemilang yang ditampakkan.
Misalnya gelandang veteran berusia 40 tahun AC Milan Luka Modric telah mencatat 368 operan sukses di Serie A musim ini.
Angka Luka Modric bersama AC Milan itu lebih banyak dari pemain mana pun di Liga Italia.
Baca Juga: Pelatih AC Milan Sedang Sangat Marah dengan Pemain Ini, Penyebabnya Bikin Geleng Kepala
Berikutnya, pemain lain AC Milan seperti Christian Pulisic juga terus menampilkan performa gemilang, bahkan dia menjadi pemain terbaik bulan September.
Kemudian ada pemain seperti Mateo Gabbia yang juga tampil.
Dia adalah pemain AC Milan yang paling sering digunakan, yang belum pernah absen satu menit pun dari 540 menit yang dimainkan sejauh ini di liga.
Baca Juga: 3 Tanda Alam Ini Tunjukkan Kemungkinan AC Milan Berpeluang Scudetto
Bagaimana dengan bintang AC Milan lainnya Rafael Leao?
Penampilan Rafael Leao bersama AC Milan belakangan memang terus mendapat kritik tajam.
Rafael Leao dianggap malas-malasan saat tak dalam posisi menguasai bola, jarang turun membantu pertahanan, dan tak membuka ruang bagi pemain AC Milan lainnya.
Tetapi jangan lupa, pada akhirnya, angka-angka akan membuktikan bahwa Rafael Leao memanglah seolah pembeda di AC Milan.
Orang-orang terus mengkritiknya, tapi pada akhir musim, tetap saja Rafael Leao selalu mencetak gol dan assist lebih dari 20, sebuah hal yang konsisten dilakukan pemain AC Milan itu sejak 2021. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic