LombokPost - AC Milan gagal memanfaatkan statusnya sebagai tuan rumah.
Menghadapi tim papan bawah Pisa, AC Milan harus puas berbagi satu angka karena bermain imbang 2-2.
Seri rasa kalah, itulah yang dirasakan para pendukung AC Milan saat ini.
Sebelumnya Seri rasa kalah itu dirasakan saat AC Milan bertandang ke markas Juventus.
Kala itu AC Milan bermain baik, namun gagal mengamankan tiga poin.
Kini kondisinya lebih menyakitkan, karena AC Milan berstatus tuan rumah, dan menghadapi tim lemah.
Salah satu yang patut disorot adalah Santiago Gimenez, striker AC Milan yang lagi-lagi gagal mencetak gol.
Santiago Gimenez harus memberikan lebih bagi AC Milan.
AC Milan tak bisa hanya mengandalkan Rafael Leao dan Christian Pulisic untuk mencetak gol.
Baca Juga: Masih Hadapi Krisis Cedera Pemain, tapi AC Milan Seharusnya Pede Karena Faktor Statistik Ini
Ingat, Rafael Leao dan Christian Pulisic tak selalu tersedia, mereka bergantian cedera, sehingga Santiago Gimenez harus mulai memberi sumbangsih gol.
Ya, jika ada nama yang harus dituntut melakukan itu di sisi AC Milan, Santiago Gimenez lah orangnta.
Itu karena dia adalah pemain posisi 9 (striker) bagi AC Milan saat ini.
Sayangnya, sudah 8 pekan Serie A, Santiago Gimenez tak kunjung cetak gol bagi AC Milan.
Bahkan dia kalah dari Rafael Leao yang baru pulih dari cedera dan main 3 kali dengan torehan 3 gol.
Dia memang berkontribusi untuk AC Milan dalam membuka tuang, mengejar bola, dan sebagainua, tapi itu tidak cukup bagi seorang striker.
Ingat, AC Milan mendatangkan dia untuk mencetak gol, dia adalah striker.
Kalau hanya pergerakan tanpa bola, harga € 40 juta yang dibayar AC Milan rasanya terlalu mahal untuk kontribusi itu.
Yang pasti kini Seri rasa kalah itu kembali terjadi, dan AC Milan wajib berbenah. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic