LombokPost - Luka Modric, pemain tertua di AC Milan akhirnya menunjukkan sisi manusianya.
Berulang kali main penuh 90 menit, Luka Modric rutin menampilkan permainan kelas wahid bagi AC Milan, klub yang dibelanya.
Namun semua ada batasnya, dan hal itu tampak pada Luka Modric saat pertandingan terakhir AC Milan kontra Atalanta.
Baca Juga: AC Milan Dihinggapi Kabar Baik Jelang Laga Panas Kontra AS Roma
Untuk pertama kalinya sejak datang ke AC Milan, Luka Modric, pemain tengah berusia 40 tahun mulai menunjukkan sedikit celah di balik permainan impresifnya.
Total 10 dari 11 laga AC Milan di Serie A dan Coppa Italia sudah dimainkan Luka Modric musim ini.
Luka Modric tercatat 9 kali menjadi starter bagi tim merah hitam AC Milan.
Dia total memainkan 809 menit bersama AC Milan di lapangan, catatan yang lebih banyak dari dua musim terakhirnya di Madrid.
Luka Modric juga main penuh di 7 laga terakhir AC Milan.
Selain karena selalu bermain baik, dia seolah dipaksakan karena badai cedera yang membuat AC Milan tak punya banyak pilihan rotasi.
Baca Juga: Para Mantan AC Milan Bermain Baik di Liga Inggris
Tanda-tanda kelelahan Luka Modric pun mulai tampak saat AC Milan diserang bertubi-tubi oleh Atalanta.
Luka Modric untuk pertama kalinya tampak kelebihan beban di AC Milan, terbukti dari umpan gagal, kehilangan bola 9 kali, duel kalah setengahnya.
Meski demikian, di sisi lain, akurasi umpan keseluruhannya masih 92 persen dengan 7 kali merebut bola kembali.
Baca Juga: Pemain Cedera AC Milan Perlahan Pulih, tapi Jadwal Neraka November Langsung Menghadang
Masih jadi pemain paling disiplin di AC Milan, Luka Modric tetaplah manusia biasa yang tetap butuh istirahat.
Luka Modric tampaknya butuh jeda sesaat, disaat kabar baik Ardon Jashari yang sudah pulih dan bisa menggantikannya di AC Milan.
Ingat, kini juga ada Samuele Ricci yang pada pertandingan terakhir mencetak gol bagi AC Milan, menandakan dia juga bisa diandalkan.
Kemudian ada Youssouf Fofana juga Ruben Loftus-Cheek yang siap ditempatkan di tengah, untuk membiarkan Luka Modric menghela nafas sejenak dari bench bangku cadangan AC Milan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic