LombokPost - AC Milan sukses membungkam AS Roma dengan skor 1-0.
Satu-satunya gol dalam laga yang digelar di San Siro itu dilewatkan bek AC Milan Strahinja Pavlovic.
Memanfaatkan serangan balik cepat, Rafael Leao berlari dari sisi kiri AC Milan menuju pusat pertahanan AS Roma.
Dari belakang, bek AC Milan Strahinja Pavlovic juga berlari kencang untuk kemudian masuk ke area kotak pinalti lawan.
Benar saja, Rafael Leao melepas umpan tarik, dan Strahinja Pavlovic mencatatkan namanya di papan skor, 1-0 untuk AC Milan.
Pola gol seperti ini sejatinya bukan hal baru bagi AC Milan atau pun Rafael Leao.
Bedanya, dulu yang berlari membuka ruang, membantu Rafael Leao adalah Theo Hernandez, sayap kiri yang sudah dijual AC Milan.
Kini di sayap kiri AC Milan ada Pervis Estupinan atau Davide Bartesaghi.
Namun keduanya memiliki tipe yang berbeda dengan Theo Hernandez, dan malah Strahinja Pavlovic yang memainkan peran itu bagi AC Milan.
Baca Juga: Napoli Gagal Menang, AS Roma Intip Peluang Kudeta, Syaratnya Kalahkan AC Milan
Strahinja Pavlovic usai laga mengatakan sangat senang dengan gol dan kemenangan bagi AC Milan ini.
"Saya juga bahagia karena saya akan menjadi ayah," katanya terkait selebrasi memasukkan bola ke dalam baju, dan mengeluh ibu jari.
Tentang peran barunya di bawah Massimiliano Allegri, bek asal Serbia itu menjelaskan, pelatih selalu berkata saat Rafael Leao berlari, dia harus menciptakan ruang dan peluang bagi AC Milan.
Ya, sungguh serupa skema ciamik Rafael Leao dan Theo Hernandez terdahulu di AC Milan.
"Itulah yang saya lakukan. Dengan tiga bek (AC Milan) saya memang lebih leluasa untuk maju dan membantu serangan," ujar pemain berkebangsaan Serbia itu.
Sungguh sebuah malam penuh emosi bagi AC Milan, kemenangan, clean sheet, dan posisi di klasemen membaik. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic