LombokPost - AC Milan bertekad untuk memperpanjang kontrak pemain andalan mereka Rafael Leao.
Rafael Leao yang berkebangsaan Portugal itu akan berakhir kontraknya bersama AC Milan pada 2028.
Sejatinya kontrak Rafael Leao masih cukup panjang, namun agaknya AC Milan tak mau kecolongan para pesaing.
Terlebih setelah kabar Arsenal yang disebut-aebut tertarik dengan pemain AC Milan yang kerap mengandalkan kecepatan itu.
Rossoneri AC Milan menargetkan untuk memperpanjang kontrak pemain depan tersebut selama dua atau tiga tahun lagi.
Banyak kalangan mengatakan Rafael Leao, sang pemain AC Milan itu unik.
Terkadang dia membuat fans yang menyaksikan pertandingan AC Milan jadi greget, tapi tak jarang dia membuat Milanisti jatuh cinta lagi dengan sepak bola.
Di satu sisi, semua sepakat dia berbakat, tapi di sisi lain, banyak yang merasa Rafael Leao masih bisa lebih dari saat ini.
Ya, dia belum mengeluarkan 100 persen kemampuannya di AC Milan.
Baca Juga: AC Milan Incar Bintang Barcelona, tapi Bintang AC Milan Malah Dibidik Arsenal
Namun yang patut diingat, dalam beberapa musim terakhir, performanya stabil, dengan rata-rata satu kontribusi gol atau assist bagi AC Milan setiap 90 menit lebih sedikit.
Di musim terbaiknya bersama AC Milan, Rafael Leao menyumbang 25 kontribusi Serie A, atau satu tiap 97 menit.
Mantan pemain terbaik dunia yang kini jadi rekan satu timnya di AC Milan, Luka Modric mengatakan, Rafael Leao punya semua yang dibutuhkan untuk jadi salah satu pemain terbaik.
Masalahnya, terkadang Rafael Leao terlihat terlalu santai atau bahkan malas-malasan.
Padahal, sebagai pemain dengan gaji tertinggi di AC Milan, ekspektasi terhadap Rafael Leao tentu tidak kecil.
Tapi, dalam 6 musim terakhir Serie A, dikutip dari FB Diavolo Indonesia, hanya Rafael Leao yang bisa cetak 40 gol dan 40 assist tepatnya 52 gol + 40 assist bagi AC Milan.
Sehingga tak berlebihan jika fans AC Milan kerap sesumbar tak ada yang selevel dengan Rafael Leao dalam urusan konsistensi kontribusi ofensif.
Jadi kalau masih ada yang bilang Rafael Leao belum cukup top, mungkin bukan karena dia kurang bagus, tapi karena bakatnya terlalu besar, dan semua orang ingin melihat versi terbaik pemain AC Milan itu. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic