LombokPost - AC Milan berada di puncak dalam hal jumlah penonton dengan rata-rata 72.916/laga kandang.
AC Milan mengalahkan tim-tim besar lainnya semisal Inter Milan, AS Roma, Napoli, Lazio, dan Juventus yang berturut-turut ada di urutan 2 hingga enam.
Kondisi ini tak lepas dari perbaikan penampilan AC Milan yang tampaknya membuat fans senang.
Tahun lalu AC Milan meraih 17 poin dari 11 laga, sedangkan tahun ini 22 poin.
Selain kekalahan pada laga pembuka Serie A musim ini, AC Milan juga tak tersentuh kekalahan pada 10 laga berikutnya.
Di Serie A Italia saat ini, hanya ada dua klub yang baru kalah 1 kali, yakni AC Milan dan Como.
Kini AC Milan yang duduk pada peringkat 3 hanya tertinggal 2 poin dari peringkat 1 dan 2, Inter Milan dan Roma.
Berbicara soal menjalankan bisnis, AC Milan terus memperluas dunianya di luar lapangan melalui kolaborasi yang menggabungkan olahraga dan budaya.
Musim dingin ini, Rossoneri bergabung dengan Rossignol untuk menghadirkan koleksi kapsul yang membawa kecanggihan AC Milan ke pegunungan, sebuah pertemuan dua ikon yang disatukan oleh keunggulan, ambisi, dan gaya.
Baca Juga: Jeda Internasional Kembali, Mari Berharap AC Milan Tak Lagi Dihinggapi Badai Cedera
Setiap produk telah dikembangkan dengan keahlian, teknisitas, dan perhatian terhadap detail yang sama yang telah membuat Rossignol menjadi patokan global dalam olahraga musim dingin selama lebih dari satu abad.
Koleksinya menggabungkan ketepatan merek Prancis dengan keanggunan dan kekuatan ikonik Rossoneri AC Milan, menciptakan karya yang dirancang untuk mengalami pegunungan dengan karakter dan kepribadian.
Kolaborasi ini menjadi gambaran statistik lain begitu bagusnya brand AC Milan, sehingga menarik minat investor.
AC Milan kuat dalam jumlah fans, disukai brand dan investor lain, dan kini sedang dalam performa positif. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic