LombokPost - Ambisi Portugal bersama Cristiano Ronaldo untuk segera mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2026 harus tertunda menyusul kekalahan mengejutkan 0-2 dari Republik Irlandia.
Pertandingan sengit ini, yang berlangsung di tengah dukungan penuh suporter tuan rumah, juga diwarnai insiden kontroversial yang melibatkan bintang sekaligus kapten Portugal, Cristiano Ronaldo.
Meskipun Portugal diunggulkan, Irlandia yang berada di posisi ketiga grup mampu memberikan perlawanan yang menyulitkan tim tamu.
Bahkan, di babak pertama, Portugal harus kebobolan dua gol yang semuanya diborong oleh Troy Parrott pada menit ke-17 dan menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-45.
Momen Frustrasi dan Kartu Merah Langsung
Di tengah situasi sulit dan tekanan berat, Cristiano Ronaldo terlihat menunjukkan rasa frustrasi yang mendalam karena tidak mampu membantu Portugal keluar dari tekanan dan mengejar ketertinggalan.
Sayangnya, bintang veteran ini gagal mengendalikan emosinya, yang justru merugikan timnya dengan menerima kartu merah langsung.
Momen penentu tersebut terjadi pada menit ke-59.
Insiden bermula saat terjadi perebutan posisi di dalam kotak penalti Irlandia.
Dalam perebutan tersebut, Cristiano Ronaldo terlihat melayangkan sikunya ke arah Dara O'Shea.
Sikutan tersebut dilaporkan tidak mengenai wajah, melainkan mengenai bagian punggung pemain Irlandia tersebut.
Awalnya, wasit yang memimpin pertandingan, Glenn Nyberg, hanya memberikan kartu kuning kepada Cristiano Ronaldo.
Namun, Nyberg kemudian memutuskan untuk meninjau Video Assistant Referee (VAR) karena adanya potensi pelanggaran yang berhak diganjar kartu merah langsung.
Setelah meninjau tayangan ulang di monitor sisi lapangan, wasit membatalkan kartu kuning sebelumnya dan mengeluarkan kartu merah langsung untuk Cristiano Ronaldo.
Keputusan ini sontak membuat Cristiano Ronaldo dan tim Portugal terkejut dan harus bermain dengan 10 orang selama sisa pertandingan.
Dampak Kekalahan dan Peluang Lolos
Bermain dengan kekurangan satu pemain, Portugal gagal mengejar defisit dua gol dan akhirnya harus menerima kekalahan 0-2.
Kekalahan ini memaksa Portugal menunda ambisi mereka untuk segera memastikan lolos ke Piala Dunia 2026.
Meskipun demikian, Portugal masih memegang kendali atas peluang mereka.
Saat ini, Portugal mengoleksi 11 poin, unggul tiga angka dari Hungaria yang menempati posisi kedua.
Di laga terakhir Kualifikasi, Portugal diuntungkan karena hanya perlu menghadapi Armenia, yang merupakan juru kunci grup.
Kemenangan atas Armenia akan secara otomatis mengunci posisi pertama grup dan memberikan tiket langsung ke turnamen akbar tersebut.***
Editor : Fratama P.