LombokPost - Lecce disebut tidak cocok untuk perkembangan talenta AC Milan Francesco Camarda.
AC Milan perlu langkah lebih berani untuk memunculkaan kemampuan wonderkidnya itu.
Tengoklah statistik Francesco Camarda, bintang AC Milan berkebangsaan Italia musim ini yang tampak jomplang.
Di timnas U-21 Italia, Francesco Camarda yang baru 17 tahun sudah mengemas 4 gol dalam 4 laga, menunjukkan bahwa dia memang punya kelebihan
Namun di Lecce, Francesco Camarda yang dipinjamkan AC Milan awal musim ini baru mencetak 1 gol saja.
Masalah Francesco Camarda adalah bukan hanya karena tidak menjadi starter, tapi Lecce merupakan tim lemah yang hampir tidak menghasilkan peluang bagi para penyerangnya.
Karena lebih sering diserang ketimbang menyerang, insting predator Francesco Camarda di Lecce jelas sulit tumbuh.
Camarda perlu bermain dan memiliki peluang mencetak gol dari rekan-rekannya.
Pilihan bagi AC Milan adalah menariknya kembali, dan memberi kesempatan Francesco Camarda menit bermain lebih.
Baca Juga: Jangan Pernah Ragukan Kesetiaan Rafael Leao pada AC Milan
Jika di Lecce saja dia bisa mencetak 1 gol sejauh ini apa jadinya di di AC Milan dengan dukungan para pemain semisal Luka Modric atau Rafael Leao.
Toh 2 striker AC Milan saat ini, Christopher Nkunku dan Santiago Gimenez belum mencetak satu pun gol di Serie A.
Namun jika AC Milan masih ragu, mereka bisa ikuti jejak Inter Milan.
Rival sekota AC Milan itu meminjamkan Pio Esposito di tim Serie B yang main dominan dan mampu menciptakan peluang.
Cara itu, terbukti bisa membentuk insting golnya, dan hal itu bisa ditiru Francesco Camarda yang punya segalanya untuk sukses.
Dia hanya perlu dibimbing dengan pilihan yang tepat, di AC Milan langsung, atau di klub kasta lebih bawah yang bermain menyerang, dan mungkin Lecce bukan salah satunya.(yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic