LombokPost - Joaquin Suso Fernandez, mungkin kini menjadi nama yang kurang familiar di telinganya Milanisti, kelompok fans AC Milan.
Padahal, beberapa tahun lalu dia sempat menjadi bagian dari skuad AC Milan.
Dia tampaknya tak begitu diingat, lantaran ada di AC Milan saat klub dalam periode tak sedang baik-baik saja.
Kini, untuk pertama kalinya Suso berbicara tentang kenangannya bersama AC Milan.
Bagaimana pun, Suso menyebut AC Milan adalah tim yang paling membahagiakan baginya.
Suso turut bercerita, laga derby AC Milan vs Inter Milan pertamanya, dia bermain sebagai starter, dan suasananya sungguh istimewa.
Di depan 70.000 penggemar AC Milan, dia tidak merasa takut, tapi bahagia karena berhasil menjadi bagian dari tim yang dulunya hanya dia tonton di TV ketika kecil.
Suso lantas membongkar sebuah rahasia, Inter Milan sempat menginginkannya, tetapi dia menolaknya karena menghormati AC Milan.
"Saya bilang tidak, pilihan itu tidak akan pernah benar, setelah apa yang saya alami semuanya di AC Milan," imbuh Suso yang dulu dikenal dengan kaki kirinya.
Baca Juga: Bukan AC Milan, Tapi Thiago Silva yang Ngebet CLBK
Namun, layaknya hidup, roda berputar, semua tak selalu berjalan mulus, bahkan petualangannya di AC Milan berakhir buruk ketika itu.
Ada periode yang sulit dalam hal hasil, lalu AC Milan merekrut Stefano Pioli sebagai pelatih baru, dan pada Desember 2019 tim kalah 5-0 melawan Atalanta.
Tak lama kemudian, Stefano Pioli mengeluarkan Suso dari starting XI AC Milan.
Tak lama, AC Milan membaik, meraih kemenangan demi kemenangan, baginya begitulah sepak bola terkadang berjalan.
Saat itu Suso merasa itu adalah saat yang tepat untuk pindah dari AC Milan, meski ada tawaran dari Inter Milan, dia menolak karena menghormati klub dan semua penggemar.
Saking cintanya dengan AC Milan, dia mengatakan hingga kini masih menonton pertandingan klub.
Dalam waktu dekat, AC Milan segera menghadapi Inter Milan, dan Suso berharap yang terbaik untuk mantan klubnya. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic