LombokPost - Peta persaingan klasemen sementara Liga Champions musim 2025/2026 mengalami pergeseran signifikan setelah rampungnya matchday kelima pada Kamis (27/11) dini hari. Hasil paling mencolok adalah keberhasilan Arsenal mengkudeta Bayern Munchen dari puncak.
Kemenangan impresif Arsenal dengan skor 3-1 di markas sendiri, tidak hanya mencatatkan sejarah manis bagi The Gunners asuhan Mikel Arteta, tetapi juga mendongkrak mereka ke posisi teratas klasemen Liga Champions. Bayern Munich harus rela turun setelah rekor tak terkalahkan mereka dipatahkan oleh Arsenal.
Kenaikan peringkat yang tak kalah mengejutkan datang dari juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG). Berkat kemenangan dramatis 5-3 atas Tottenham Hotspur, PSG berhasil melompat jauh dari urutan ketujuh ke posisi kedua klasemen sementara Liga Champions. Kemenangan besar ini menjadi modal penting bagi PSG untuk mengamankan posisi teratas di babak selanjutnya.
Sementara itu, raksasa Spanyol, Real Madrid, akhirnya berhasil masuk ke zona delapan besar. Setelah berkutat di urutan kesembilan, hasil kemenangan tandang 4-3 melawan Olympiacos membuat Real Madrid merangsek naik ke posisi ketujuh klasemen Liga Champions. Tim asuhan Carlo Ancelotti ini mulai menemukan ritme terbaiknya menjelang akhir fase grup.
Wakil Italia, Atalanta, mencatatkan lonjakan paling drastis di klasemen Liga Champions kali ini. Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Eintracht Frankfurt membuat Atalanta melompat dari posisi ke-17 ke urutan ke-10, menempatkan mereka di zona aman play-off atas.
Di sisi lain, meskipun dipermalukan PSV Eindhoven 1-4 di kandang, Liverpool masih berada di zona yang relatif aman. Liverpool saat ini menduduki tangga ke-13 klasemen sementara Liga Champions, menandakan bahwa tim-tim besar yang rutin lolos grup mayoritas sudah menempati posisi 9 hingga 24, yang merupakan zona play-off atau fase aman.
Di antara semua tim, Ajax Amsterdam menjadi satu-satunya tim yang masih terpuruk tanpa meraih satu pun kemenangan hingga matchday kelima Liga Champions ini. Situasi buruk Ajax di Eropa ini memperpanjang tren negatif mereka yang juga kurang bergairah di kompetisi domestik. Matchday terakhir akan menjadi penentu bagi banyak tim untuk memastikan posisi mereka di fase gugur Liga Champions 2025/2026.
Editor : Pujo Nugroho