LombokPost - Ada kesan, AC Milan tak pernah serius di ajang Coppa Italia.
Bahkan di era 2000an, saat AC Milan bertabur pemain bintang, mereka hanya sekali juara coppa.
Masalahnya bukan serius atau tidak, untuk fokus di lebih dari satu kompetisi tidaklah mudah, bahkan pada tim sekelas AC Milan.
Tapi, gugurnya AC Milan dari Coppa Italia punya sisi positif.
Kini AC Milan akan fokus di Serie A Italia saja, dan bermain sepekan sekali.
Harus diakui, skuad ramping AC Milan saat ini tak mampu bermain di banyak kompetisi.
Fans harus sadar, jangankan bermain di 3 kompetisi, liga domestik, coppa, dan liga Eropa, dia 2 kompetisi saja, coppa dan liga AC Milan kewalahan.
AC Milan cocoknya main di satu kompetisi saja, terbukti, begitu ada rotasi, permainan tim langsung berantakan.
Ada semacam ketimpangan antara skuad utama AC Milan dengan para pelapisnya.
Baca Juga: AC Milan Kocok Ulang Komposisi Pemain Jelang Laga Kontra Lazio
Untuk tampil di banyak kompetisi, AC Milan butuh tambahan amunisi, setidaknya 3-4 pemain level tinggi.
Mungkin tahun depan, AC Milan akan lebih siap, kini saatnya fokus di Serie A saja.
Yang pasti, dari kasus kekalahan atas Lazio kali ini, saat AC Milan merotasi pemain kunci tampak jelas AC Milan tak segahar di Serie A. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic