LombokPost - Hasil pahit harus diterima Arsenal setelah rekor tak terkalahkan dalam 18 pertandingan mereka harus kandas di tangan Aston Villa. Bertandang ke Villa Park, tuan rumah Aston Villa tampil menekan, dan sempat unggul lebih dulu lewat gol Matty Cash.
Namun, daya juang pantang menyerah Arsenal membuat mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Leandro Trossard. Sayangnya, Aston Villa memberikan pukulan telak di detik-detik akhir pertandingan.
Viktor Gyokeres, sang striker Arsenal, mengakui kekalahan menyakitkan ini terasa sangat berat. Gol telat Emi Buendia di menit-menit akhir benar-benar merusak momen penting yang seharusnya membawa pulang satu poin berharga ke London Utara. Gyokeres tidak menampik bahwa suasana ruang ganti sangat muram setelah kekalahan dramatis dari Aston Villa ini.
"Tentu saja kami sangat kecewa dengan hasilnya. Ini bukan perasaan yang menyenangkan saat ini, tetapi ini baru bulan Desember dan masih banyak pertandingan yang harus dimainkan,” ujar Gyokeres.
Pemain asal Swedia ini menambahkan, meski sulit mencari sisi positif dari kekalahan dengan cara yang sangat menyakitkan ini, Arsenal sudah bertekad untuk segera move on dan memulai lagi rekor tak terkalahkan yang baru di laga selanjutnya. Fokus tim saat ini adalah bangkit secepat mungkin.
Laga melawan Aston Villa memang berlangsung sengit. Meskipun Aston Villa memiliki catatan kandang yang impresif hanya sekali kalah dalam 25 laga, Arsenal tak henti-hentinya menggempur gawang Aston Villa yang dijaga Emiliano Martinez. Kiper Argentina itu dipaksa melakukan sembilan penyelamatan gemilang untuk menjaga keunggulan timnya.
Bagi Viktor Gyokeres, agresivitas dalam menciptakan peluang dan tembakan ke gawang adalah catatan positif yang wajib dipertahankan. "Kami harus terus menciptakan peluang dan mendapatkan tembakan ke gawang karena dengan begitu, kami pasti akan mencetak lebih banyak gol," ujar Gyokeres optimistis.
Lebih lanjut, Gyokeres menyadari inilah sepak bola. Momen mencetak gol di detik-detik akhir bisa menjadi perasaan luar biasa, namun hari itu, nasib baik berpihak pada Aston Villa. "Sangat sulit, tetapi kami belajar dari ini," tegas Gyokeres.
Fokus tim kini adalah mengontrol apa yang bisa mereka lakukan dan memberikan yang terbaik di laga berikutnya, demi kembali ke jalur kemenangan.
Editor : Pujo Nugroho