LombokPost - Inikah yang dinamakan kutukan penyerang AC Milan?
Sudah 13 tahun sejak terakhir kali AC Milan memiliki striker yang mencetak lebih dari 20 gol di Serie A.
Adalah Zlatan Ibrahimovic yang terakhir melakukannya bagi AC Milan dengan 28 gol pada 2011/2012.
Sejak saat itu, pencetak gol terbanyak AC Milan di Serie A tidak pernah mencapai angka 20 apalagi lebih, Rinciannya:
•12/13: Stephan El-Shaarawy (16 Gol)
•13/14: Mario Balotelli (14 Gol)
•14/15: Jeremy Menez (16 Gol)
•15/16: Carlos Bacca (18 Gol)
•16/17: Carlos Bacca (16 Gol)
•17/18: Patrick Cutrone (10 Gol)
•18/19: Krzysztof Piątek (9 Gol)
•19/20: Ante Rebic (11 Gol)
•20/21: Zlatan Ibrahimovic (15 Gol)
•21/22: Olivier Giroud, Rafael Leão (11 Gol)
•22/23: Rafael Leão (15 Gol)
•23/24: Olivier Giroud (15 Gol)
•24/25: Christian Pulisic (11 Gol)
Ini jelas sangat buruk bagi tim seperti AC Milan yang cukup konsisten ada di papan atas Serie A Italia.
Yang terdekat adalah Carlos Bacca dengan 18 gol saja bagi AC Milan.
Sebagai pembanding bagi AC Milan, selama rentang waktu yang sama, Napoli memiliki Cavani, Mertens, Higuain, dan Osimhen yang mencetak lebih banyak gol, dikuti dari Famiglia AC Milan Indonesia.
AC Milan jelas sangat membutuhkan striker yang mampu mencetak gol di klub, dan tampaknya pada musim ini masih belum ditemukan.
Tengok saja, Santiago Gimenez dan Christopher Nkunku, dua striker AC Milan yang didatangkan dengan harga mahal belum juga mencetak sebiji gol pun di Serie A musim ini.
Pencetak gol terbanyak AC Milan saat ini adalah Rafael Leao dan Christian Pulisic dengan 5 dan 7 gol.
Masalahnya, mereka berdua bukanlah striker murni AC Milan, sehingga konsistensinya ke depan patut dipertanyakan.
AC Milan jelas butuh striker yang benar-benar bisa mengkonversi peluang yang ada menjadi gol sebanyak mungkin. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic