Cedera serius tersebut dialami Isak dalam laga pekan Premier League yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Liverpool. Striker berusia 26 tahun itu mengalami insiden sesaat setelah mencetak gol pembuka, di mana ia terlibat tabrakan hebat dengan bek Tottenham, Micky van de Ven.
Pihak klub telah mengonfirmasi bahwa Isak menderita patah tulang fibula. Sebagai langkah penanganan medis tercepat, Isak telah menjalani prosedur operasi pada Senin (22/12/2025) waktu setempat.
Dalam pernyataan resminya, Liverpool menjelaskan kronologi serta tindakan medis yang telah diambil untuk sang pemain:
“Penyerang Liverpool mengalami cedera dalam sebuah perebutan bola saat mencetak gol pembuka melawan Tottenham Hotspur dan harus digantikan. Setelah diagnosis, operasi dilakukan hari ini untuk cedera pergelangan kaki yang termasuk patah tulang fibula,” tulis pernyataan singkat klub.
Prediksi Absen dan Masa Pemulihan
Hingga saat ini, manajemen Liverpool belum merilis durasi resmi berapa lama Isak akan menepi dari lapangan hijau. Namun, melihat jenis cedera patah tulang fibula yang dialaminya, penggawa timnas Swedia itu diprediksi akan absen selama beberapa bulan ke depan.
Isak dijadwalkan akan segera memulai proses pemulihan intensif di bawah pengawasan tim medis klub di AXA Training Centre.
“Rehabilitasi Isak akan dilanjutkan di AXA Training Centre, dengan belum ada jadwal pasti untuk kembalinya dia,” tambah pihak klub.
Kehilangan Isak menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan manajer Liverpool, mengingat peran krusialnya di lini depan serta statusnya sebagai pemain termahal klub. Fans kini berharap proses rehabilitasi berjalan lancar agar sang striker bisa kembali merumput sebelum musim berakhir.
Editor : Redaksi Lombok Post