Setan Merah dikabarkan tertarik untuk mengamankan jasa winger muda berbakat milik RB Leipzig, Yan Diomande.
Pemain berusia 19 tahun tersebut menjadi buah bibir di Eropa setelah tampil impresif bersama Leipzig musim ini.
Ketertarikan United muncul di tengah kekhawatiran klub akan kegagalan mendapatkan penyerang Bournemouth, Antoine Semenyo, yang santer dikabarkan lebih dekat dengan rival sekota mereka, Manchester City.
Melansir laporan dari TalkSPORT, manajemen Manchester United tengah mempertimbangkan untuk mengajukan tawaran resmi pada jendela transfer Januari mendatang.
Langkah cepat ini diambil guna mengantisipasi persaingan dari klub-klub besar Eropa lainnya yang juga mulai memantau perkembangan sang pemain.
Yan Diomande memiliki latar belakang karier yang unik. Lahir di Pantai Gading, ia sempat menimba ilmu di Florida, Amerika Serikat, pada 2022 melalui kompetisi antaruniversitas.
Setelah sempat membela Leganés pada awal 2025, ia hanya butuh waktu enam bulan untuk memikat RB Leipzig dan langsung tampil gemilang di Liga Jerman.
Meski baru menjalani tahun pertamanya sebagai pemain profesional, RB Leipzig sadar betul akan potensi besar yang dimiliki asetnya tersebut. Klub Jerman ini dilaporkan bersikeras tidak akan melepas Diomande dengan nilai di bawah 100 juta Euro (sekitar Rp 1,7 triliun).
Kepala RB Leipzig, Marcel Schafer, memberikan pujian atas adaptasi kilat yang ditunjukkan oleh sang pemain muda di kompetisi seketat Bundesliga.
"Yan telah beradaptasi dengan sangat cepat di Bundesliga, terutama mengingat ia baru memasuki tahun pertamanya sebagai profesional dan masih sangat muda," ujar Schafer baru-baru ini.
Ia juga menekankan bahwa klub masih ingin mempertahankan Diomande untuk mengembangkan potensinya lebih jauh di Red Bull Arena.
Baca Juga: Roy Keane: Isak Akan Dihantam Media Jika Main di Manchester United
“Ia berada di jalur yang benar, tetapi seperti semua pemain kami lainnya, ia masih memiliki potensi besar untuk berkembang lebih lanjut. Kami sangat menantikan untuk mewujudkan potensi tersebut bersama-sama dalam beberapa tahun ke depan,” tambahnya.
Kini, tantangan berada di pihak Manchester United. Apakah mereka bersedia merogoh kocek sangat dalam untuk seorang pemain remaja, atau memilih untuk menunggu hingga bursa transfer musim panas mendatang.
Editor : Redaksi Lombok Post