Setelah nyaman memimpin selama 12 pekan, posisi The Gunners kini terusik tidak hanya oleh Manchester City yang hanya terpaut dua poin (42-40), tetapi juga oleh laju impresif Aston Villa.
Aston Villa yang saat ini menempati peringkat ketiga dengan koleksi 39 poin, berpeluang besar menyamai perolehan poin Arsenal jika mampu memetik kemenangan di Stadion Emirates pada laga yang dijadwalkan berlangsung dini hari nanti, pukul 03.15 WIB.
Mengalahkan Arsenal bukan misi mustahil bagi skuad asuhan Unai Emery, mengingat mereka sukses menumbangkan Meriam London dengan skor 2-1 di Villa Park pada 6 Desember lalu.
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat kedua tim membawa modal statistik yang positif.
The Villans tercatat tidak terkalahkan dalam dua kunjungan terakhir mereka ke Emirates.
Di sisi lain, Arsenal memiliki catatan superior di markas sendiri dengan rekor 13 pertandingan tanpa kekalahan sepanjang musim ini.
Gelandang andalan Arsenal, Declan Rice, menegaskan pentingnya menjaga kehormatan di laga penutup tahun ini.
”Kami memainkan laga terakhir 2025 di kandang sendiri. Kami tentu harus memberikan penampilan terbaik,” kata Rice sebagaimana dikutip dari Football London.
”Mereka (Aston Villa) memang dalam tren positif dan pernah mengalahkan kami musim ini. Akan tetapi. Kami tidak mau kehilangan muka di depan para pendukung,” imbuh pemain termahal Inggris tersebut.
Sorotan utama pada laga ini tertuju kepada penyerang tajam Aston Villa, Ollie Watkins. Pemain timnas Inggris ini dikenal sebagai pendukung setia Arsenal sejak kecil, namun ia justru sering menjadi momok menakutkan bagi klub idolanya tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan Sports Gazette pada 2020, Watkins pernah mengungkapkan ambisinya yang belum terwujud.
”Impianku adalah bermain untuk Arsenal suatu hari nanti. Akan tetapi, aku sadar peluangnya kecil,” ujar Watkins.
Meski demikian, profesionalisme Watkins tidak perlu diragukan. Dari 11 pertemuan menghadapi Arsenal, ia telah membukukan enam gol.
Watkins juga tengah berada dalam performa puncak setelah mencetak dua gol (brace) ke gawang Chelsea pada Minggu (28/12). Menariknya, pertandingan ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-30 (30/12).
”Mudah-mudahan saya mendapat hasil yang sama seperti sebelumnya. Meski, beberapa anggota keluarga saya akan berada di sisi lain,” tutur pencetak gol terbanyak sepanjang masa Aston Villa itu kepada BBC.
Kemenangan bagi salah satu tim tidak hanya akan mengubah peta persaingan di papan atas, tetapi juga menjadi pernyataan tegas mengenai kandidat kuat peraih gelar juara Premier League musim ini.
Editor : Redaksi Lombok Post