Laga ini diprediksi menjadi panggung pembuktian bagi kedua penjaga gawang utama yang tengah berada dalam performa impresif.
Marko Dmitrovic, yang kini mengawal gawang Espanyol, tercatat sebagai salah satu sosok yang kerap menyulitkan Barcelona.
Musim lalu, ketangguhan Dmitrovic saat masih membela CD Leganes berhasil memutus rekor mencetak gol beruntun Barca dalam 38 pertandingan.
Menjelang laga dini hari nanti, Dmitrovic yang telah mengantongi tujuh clean sheet musim ini siap memberikan performa terbaiknya.
Mengenai pertemuan dengan mantan kiper Espanyol yang kini membela Barca, Joan Garcia, Dmitrovic menyatakan kesiapannya untuk bersaing secara profesional.
”Tentu saja kehadirannya (Joan Garcia) di sini akan jadi lawan langsung bagi fans kami. Tetapi, saat ini, aku bertekad untuk menandainya dengan hasil positif,” tutur Dmitrovic dalam kanal YouTube Alesto Podkast.
Ia menambahkan bahwa laga derbi ini sangat krusial bagi reputasi individunya di hadapan publik tuan rumah.
”Apabila aku bermain buruk, tentunya cap negatif akan menancap di sejarah karierku di sini,” sambung kiper berkebangsaan Serbia tersebut.
Selain adu tangkas di bawah mistar, rivalitas di pinggir lapangan juga menjadi sorotan. Pelatih Espanyol, Manolo Gonzalez, tampak belum melupakan insiden musim lalu yang melibatkan penyerang sayap Barcelona, Lamine Yamal.
Kala itu, Yamal dianggap melakukan provokasi yang berujung pada kartu merah kapten Espanyol, Leandro Cabrera.
Dalam keterangannya kepada Diario AS, Manolo memberikan peringatan tegas kepada pemain muda tim nasional Spanyol tersebut.
”Aku bilang kepadanya agar tidak lagi melakukan diving. Itu saja. Stop diving. Stop melakukan provokasi,” tegas Manolo.
Ia juga mengimbau agar laga derbi kali ini berjalan dengan sportif tanpa drama yang berlebihan. ”Kami semua sudah tahu betapa pintarnya mereka (Yamal dan para pemain Barca, Red) melakukan akting. Itulah yang kami harap tidak terulang kali ini,” tambahnya.
Berdasarkan data sejarah sejak dekade 2010-an, Derbi Barceloni yang digelar setelah masa libur Natal cenderung menghadirkan hasil yang ketat.
Dari lima pertemuan dalam periode tersebut, Barcelona hanya mampu memetik satu kemenangan pada Januari 2023, sementara empat laga sisanya berakhir imbang.
Kedua tim saat ini juga tengah berada dalam tren positif di liga:
FC Barcelona: Mencatatkan delapan kemenangan beruntun (streak terpanjang di La Liga musim ini).
RCD Espanyol: Berhasil mengoleksi lima kemenangan beruntun sebelum memasuki laga derbi.
Dengan performa kedua tim yang sedang memuncak, Derbi Catalan kali ini diprediksi akan menjadi ujian konsistensi bagi The Red Devils—sebutan populer Barcelona di media lokal—maupun bagi skuad Periquitos untuk memangkas jarak di klasemen sementara.
Editor : Redaksi Lombok Post