LombokPost - Pelatih Genoa De Rossi menyoroti perubahan peran Rafael Leao di AC Milan musim ini.
"Rafael Leao tidak lagi bermain terlalu lebar, dan itu telah menghilangkan satu masalah tetapi menciptakan masalah lain," ujarnya usai laga AC Milan vs Genoa.
Masalah baru itu karena dia bermain lebih dekat ke gawang dan Rafael Leao menurutnya sangat kuat di sana.
Ya, satu sisi Rafael Leao tidak menyusahkan timnya dari sisi sayap, tapi malah membahayakan di depan gawang, karena kini dia adalah CF bagi AC Milan.
Terbukti, dalam laga yang berkesudahan 1-1 tersebut, Rafael Leao adalah pencetak gol bagi AC Milan.
Rafael Leao sudah mencetak 7 gol sejauh ini bagi AC Milan di Serie A, menjadikannya topskor kedua klub di bawah Christian Pulisic.
Makna tersiratnya adalah performa Rafael Leao musim ini jauh lebih tajam dan efektif dibanding musim sebelumnya, dua semakin moncer saat dijadikan penyerang daripada winger bagi AC Milan.
Tentang Rafael Leao, Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengatakan kini sang pemain merasa semakin baik.
"Di babak kedua melawan Genoa, dia lebih aktif dan tampil jauh lebih baik. Dia perlu menemukan bentuk optimalnya. Penting baginya untuk mencetak gol secara teratur," ujar Massimiliano Allegri.
Dialah yang melakukan perubahan pada posisi Rafael Leao, dimulai sejak awal musim ini, Massimiliano Allegri percaya sang pemain bisa lebih efektif dengan ditempatkan di kotak pinalti.
Perlahan fans AC Milan kini mulai melihat transformasi Rafael Leao, pelari cepat penuh skil yang berganti jadi striker mematikan haus gol.
Jika transformasi Rafael Leao di AC Milan ini sukses, bukan tak mungkin kita akan melihat proses transformasi mirip Christiano Ronaldo.
Winger yang berubah menjadi striker, itulah masa depan yang sedang diperjuangkan Rafael Leao di AC Milan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic