Keputusan tersebut diambil manajemen klub hanya berselang 24 jam setelah Los Blancos menelan kekalahan dari Barcelona di partai final Piala Super Spanyol.
Alonso, yang merupakan mantan gelandang andalan Madrid periode 2009-2014, tercatat baru menjalani tujuh bulan dari total tiga tahun kontrak yang disepakatinya pada Juni lalu.
Keputusan pemecatan ini mengejutkan publik sepak bola, mengingat banyak pihak memprediksi dewan direksi klub akan memberikan waktu lebih bagi Alonso untuk membangun skuad.
Melalui unggahan di media sosial Instagram, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut merefleksikan perjalanannya yang tidak berjalan sesuai ekspektasi di Santiago Bernabeu.
“Babak karier saya ini telah berakhir,” tulis Alonso. “Ini tidak berjalan seperti yang kita inginkan."
Ia juga menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan menakhodai salah satu klub terbesar di dunia tersebut.
“Melatih Real Madrid merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab.”
“Saya berterima kasih kepada klub, para pemain, dan terutama kepada para penggemar dan komunitas Madridista atas kepercayaan dan dukungan mereka."
“Saya pergi dengan rasa hormat, terima kasih, dan kebanggaan karena telah melakukan yang terbaik.”
Sebagai langkah cepat, Real Madrid telah menunjuk pelatih tim cadangan, Alvaro Arbeloa, untuk menjabat sebagai manajer interim.
Arbeloa akan memimpin skuad sementara dewan direksi melakukan pencarian suksesor tetap guna mengisi posisi yang ditinggalkan Alonso.
Di sisi lain, reputasi Alonso yang gemilang saat membawa Bayer Leverkusen meraih kesuksesan beberapa tahun lalu membuatnya tetap menjadi komoditas panas di bursa pelatih.
Namanya kini mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar Liga Inggris, seperti Manchester United dan Tottenham Hotspur, seiring dengan upayanya menentukan langkah karier berikutnya.
Editor : Redaksi Lombok Post