Mantan pemain Chelsea tersebut dikabarkan telah ditawarkan kepada Manchester United guna memperkuat lini tengah klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.
Melansir laporan dari TalkSPORT, perantara dan agen dari sang pemain telah menjalin komunikasi dengan pihak Manchester United terkait ketersediaan Loftus-Cheek pada jendela transfer kali ini.
Dalam penjajakan awal tersebut, pihak Loftus-Cheek mengusulkan skema peminjaman terlebih dahulu. Kesepakatan ini kabarnya akan menyertakan opsi pembelian permanen di akhir masa peminjaman.
Langkah ini dipandang sebagai solusi menarik bagi klub-klub yang ingin menambah kedalaman skuad tanpa harus mengeluarkan biaya transfer besar di pertengahan musim.
Namun, hingga kini pihak Manchester United dilaporkan masih menimbang opsi tersebut di tengah upaya mereka merombak komposisi tim.
Manchester United tidak sendirian dalam memantau situasi pemain asal Inggris tersebut. Aston Villa dilaporkan turut menaruh minat besar untuk memulangkan Loftus-Cheek ke Premier League.
Ketertarikan Villa bukan tanpa alasan. Tim asuhan Unai Emery tersebut baru saja menerima kabar buruk terkait kondisi gelandang andalan mereka, Boubacar Kamara.
Kamara dipastikan harus absen hingga akhir musim akibat cedera serius, sehingga manajemen Villa bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan.
Ruben Loftus-Cheek sendiri masih terikat kontrak bersama AC Milan hingga tahun 2027. Sejauh musim ini berjalan, pemain berusia 29 tahun itu tetap menjadi bagian dari rotasi skuad Rossoneri dengan catatan:
Penampilan: 23 pertandingan di semua kompetisi. Kontribusi: 1 gol dan 1 assist.
Meskipun menjadi pilar reguler di Italia, peluang untuk kembali ke tanah kelahiran tampaknya menjadi opsi yang cukup terbuka bagi Loftus-Cheek.
Persaingan antara Manchester United dan Aston Villa diprediksi akan semakin intensif menjelang penutupan bursa transfer untuk memperebutkan tanda tangan sang gelandang serba bisa tersebut.
Editor : Redaksi Lombok Post