Liverpool Takluk di Markas Bournemouth, Debut Mohamed Salah di 2026 Berakhir Pahit
Redaksi Lombok Post• Minggu, 25 Januari 2026 | 23:32 WIB
Mohamed Salah dan Virgil van Dijk (Foto: instagram)
LombokPost— Hasil bruk kembali menimpa Liverpool FC pada tahun 2026. Bertandang ke Vitality Stadium, Minggu (25/1/2026) WIB, skuad asuhan Arne Slot dipaksa menyerah dengan skor tipis 2-3 dari tuan rumah AFC Bournemouth.
Pertandingan ini menandai kembalinya Mohamed Salah ke level klub setelah memperkuat tim nasional Mesir di ajang Piala Afrika 2025.
Meski tampil penuh selama 90 menit, Salah gagal mencatatkan namanya di papan skor. Tiga upaya tembakan yang dilepaskannya tidak mampu membobol gawang lawan.
Manajer Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di stadion menjadi salah satu kendala utama bagi timnya.
Angin kencang di pesisir selatan Inggris tersebut dianggap mengganggu aliran bola para pemain The Reds.
’’Bukan hanya Mo, tetapi semua pemain juga kesulitan dalam mengatasi angin kencang,’’ kilah Slot, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Meski gagal mencetak gol, Salah berkontribusi melalui satu assist untuk gol tendangan bebas Dominik Szoboszlai. Sejak penampilan terakhirnya pada 14 Desember lalu melawan Brighton, Slot tetap menaruh harapan besar pada produktivitas sang bintang.
’’Aku harap dia bisa jadi pembeda bagi kami lagi saat laga-laga ke depan,’’ sambung Slot.
Mohamed Salah sendiri baru saja menuntaskan tugas negara di Piala Afrika, di mana Mesir harus puas menempati posisi keempat setelah takluk dari Nigeria melalui drama adu penalti dengan skor 2-4.
Kekalahan ini semakin mempertegas rapuhnya barisan pertahanan Liverpool musim ini. Hingga pekan ke-23, gawang The Reds telah kebobolan sebanyak 32 gol.
Statistik ini menyamai jumlah kebobolan Manchester United dan merupakan catatan terburuk klub sejak musim 2015-2016.
Sorotan tajam tertuju pada kapten tim, Virgil van Dijk (VvD), yang melakukan kesalahan fatal pada proses gol pertama Bournemouth.
Terkait gol ketiga lawan yang dicetak Amine Adli, bek asal Belanda tersebut melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit dan VAR.
’’Yang aku rasakan di lapangan aku dihalagi. Tapi wasit dan VAR tidak mau memberikannya. Aku bisa berdiri di sini, dan mengatakan harusnya tidak diberi. Tetapi, nyatanya memang diberikan. Sudahlah,’’ kata Van Dijk kepada Sky Sports.
Rumor Hengkangnya Andy Robertson
Selain hasil buruk di lapangan, Liverpool juga diterpa isu kepindahan pemain kunci. Setelah kepergian Trent Alexander-Arnold (TAA), kini giliran Andy Robertson yang dikabarkan akan segera meninggalkan Merseyside.
Laporan dari Daily Mail menyebutkan bahwa Tottenham Hotspur menjadi kandidat kuat pelabuhan baru bek kiri tersebut. Nilai transfer "Robbo" ditaksir mencapai angka 5 juta poundsterling atau sekitar Rp115 miliar.
Kekalahan ini menjadi sinyal peringatan bagi Liverpool. Dibandingkan dengan periode sulit pada awal 2017 silam, awal tahun 2026 dinilai jauh lebih mengkhawatirkan dari sisi statistik kemenangan bagi pemegang gelar juara Liga Inggris 19 kali tersebut.