Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Fans Arsenal Pasti Terluka, Blunder Zubimendi Berujung "Tarian Maut" Matheus Cunha!

Akbar Sirinawa • Senin, 26 Januari 2026 | 02:08 WIB
Tarian maut Matheus Cunha usai membobol gawang Arsenal. (Ig: Man Utd)
Tarian maut Matheus Cunha usai membobol gawang Arsenal. (Ig: Man Utd)

 

LombokPost-Manchester United sukses membungkam Emirates Stadium lewat kemenangan dramatis 2-3 atas sang pemuncak klasemen, Arsenal, Senin (26/1) dini hari WIB.

Gol indah Matheus Cunha di menit ke-87 menjadi titik nadir bagi ambisi The Gunners untuk menjauh dari kejaran Manchester City.

Bagi para Gooners, kekalahan ini terasa seperti "pembelian mubazir" atas dominasi mereka di sepanjang laga.

Alih-alih mengamankan takhta, Arsenal justru terjebak dalam perangkap transisi mematikan racikan Michael Carrick yang tampak sudah menemukan kembali "setelan pabrik" Setan Merah.

Blunder Zubimendi dan Roket Patrick Dorgu

Meski menguasai jalannya laga dengan 56 persen penguasaan bola, Arsenal tampak limbung menghadapi tekanan mental.

Petaka dimulai saat Martin Zubimendi melakukan kesalahan umpan yang tidak perlu, membiarkan Bryan Mbeumo menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah sebelumnya unggul lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez.

Wasit Craig Pawson yang memimpin laga dengan tegas beberapa kali harus meredam protes keras Mikel Arteta di pinggir lapangan.

Namun, sepak bola tak butuh simpati; ia butuh eksekusi. Di sinilah United unggul lewat efisiensi serangan balik yang sangat klinis.

Memasuki babak kedua, Patrick Dorgu menunjukkan mengapa ia layak disebut sebagai talenta paling menjanjikan musim ini.

Tembakan kerasnya di menit ke-50 yang menghantam mistar sebelum masuk ke gawang David Raya membuat Emirates terdiam seketika.

Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Estevao Bersinar, Chelsea Benamkan Crystal Palace di Selhurst Park

Meski Mikel Merino sempat menyalakan asa lewat gol di menit ke-84, United tetap tenang.

"Tarian Maut" Matheus Cunha

Momen yang benar-benar membungkam ribuan publik London Utara terjadi di menit ke-87. Berawal dari umpan pendek Kobbie Mainoo di lini tengah, Matheus Cunha menerima bola sekitar 30 meter dari gawang Arsenal.

Cunha melakukan putaran badan yang menipu dua bek Arsenal, menciptakan sedikit ruang tembak yang langsung ia manfaatkan dengan insting predator.

Ia melepaskan sepakan melengkung yang sangat bertenaga ke pojok bawah gawang; sebuah gol yang membuat terbangnya David Raya hanya menjadi pemanis dekorasi.

Berikut adalah ringkasan statistik yang menggambarkan betapa "sakitnya" kekalahan Arsenal kali ini:

Lonceng Peringatan bagi Mikel Arteta

Kemenangan ini membawa Manchester United melesat ke posisi empat besar, menggeser Chelsea, dan masuk dalam zona Liga Champion. Sebaliknya, Arsenal kini hanya terpaut 4 poin dari Manchester City dan Aston Villa, pada peringkat kedua dan ketiga.

Jika Arteta tak segera memperbaiki kerapuhan lini tengah saat menghadapi transisi cepat, gelar juara yang sudah di depan mata bisa menguap begitu saja. Carrick telah membuktikan bahwa nama besar dan dominasi statistik tak berarti apa-apa di hadapan strategi serangan balik yang "lethal".

Editor : Akbar Sirinawa
#liga inggris #man utd #Super Sunday #michael carrick #matheus cunha #arsenal #zubimendi #setan merah #manchester united