LombokPost - Di musim ini, AC Milan asuhan Massimiliano Allegri kerap dikritik karena gayanya yang bermain bertahan dengan menumpuk banyak pemain di lini pertahanan.
Faktanya, gaya pragmatis itu yang membuat AC Milan saat ini lebih baik dari musim lalu.
Dalam beberapa musim terakhir, Rossoneri yang bermain dengan high press bersama dengan pelatih Stevano Pioli, Paolo Fonseca dan Sergio Conceicao telah menjadi lumbung gol bagi lawa-lawannya.
Musim 2024-2025 AC Milan kebobolan 43 gol.
Musim 2023-2024 AC Milan kebobolan 49 gol.
Musim 2022-2023 AC Milan kebobolan 43 gol.
Bahkan puncaknya dibawah pelatih yang bermain dengan high press, musim lalu AC Milan finish di perangkat ke-8 Serie A yang membuat tidak bermain di kompetisi Eropa.
Baca Juga: Kebiasaan Buruk AC Milan, Mau Pemain Hebat, Tak Mau Keluar Uang
Memang dengan Massimiliano Allegri AC Milan bermain dengan lambat, membosankan dan kerap membuat penonton kesal.
Tapi gaya permainan Massimiliano Allegri telah membuat banyak catatan positif sejauh ini bagi AC Milan di Serie A.
Meski mendapat banyak kritik, masih banyak juga fans yang tetap percaya Massimiliano Allegri adalah pelatih yang tepat untuk AC Milan saat ini.
Kecuali manajemen AC Milan mau berinvestasi pada pelatih papan atas dan mendukungnya dengan pemain-pemain mahal yang dibutuhkan.
Tak ada salahnya memberi Massimiliano Allegri waktu untuk membangun tim dan berproses, karena skuad AC Milan saat ini yang pas-pasan belum dibentuk untuk menjadi juara, optimis boleh tapi fans juga harus realistis.
AC Milan di bawah Massimiliano Allegri setelah 21 putaran:
- Peringkat kedua liga dengan 46 poin
- Serangan terbaik kedua di Serie A dengan 34 gol yang dicetak
- Pertahanan terkuat kedua di liga, hanya kebobolan 16 gol!
- 20 pertandingan tanpa kekalahan di liga
- Tim dengan clean sheet terbanyak, sama dengan Roma dengan 10 pertandingan! (yuk/r6)