LombokPost - Christian Pulisic dan Rafael Leao adalah topskor sementara nomor 1 dan nomor 2 AC Milan.
Masalahnya kini, Christian Pulisic dan Rafael Leao sedang tidak dalam kondisi terbaik.
Bukti nyata yang paling terlihat, mereka tidak lagi mencetak gol bagi AC Milan.
Christian Pulisic dan Rafael Leao seolah kehilangan tuah magisnya, tak lagi gacor bagi AC Milan.
Musim panas lalu, harapan AC Milan jelas tertuju pada Christian Pulisic dan Rafael Leao untuk mencapai versi terbaik mereka.
Hal itu pun memang benar-benar terjadi, setidaknya di awal musim, ketika keduanya silih berganti mencetak gol.
Masalahnya sekarang, keduanya seperti kehilangan sentuhan ajaibnya seperti di awal musim.
Christian Pulisic kini sangat sering menyia-nyiakan peluang di depan mulut gawang.
Sepanjang 2026, Christian Pulisic bahkan belum mencetak gol sama sekali bagi AC Milan.
Baca Juga: Kebiasaan Buruk AC Milan, Mau Pemain Hebat, Tak Mau Keluar Uang
Bagaimana dengan Rafael Leao? dalam 4 laga beruntun dia bermain tanpa mencetak gol untuk AC Milan.
Kecepatannya dan akai individu seorang Rafael Leao juga seolah menghilang atau setidaknya berkurang banyak.
Meski secara keseluruhan keduanya masih jadi tumpuan AC Milan, tapi impact langsungnya bagi tim menurun.
Cedera kecil yang menimpa keduanya tampak memberi efek besar, sepanjang musim, cedera memang datang bergantian bagi Christian Pulisic dan Rafael Leao.
Saat yang satu fit, yang lain absen, membuat ritme keduanya yang merupakan tandem di AC Milan luntur.
Cedera juga membuat kontinuitas rusak, misalnya saat sedang on fire terpaksa menepi, dan sekembalinya harus restart ulang.
Jadwal padat AC Milan sepanjang Januari justru memperparah kondisi fisik Christian Pulisic dan Rafael Leao.
Ini jelas bukan soal kualitas, performa keduanya masih bagus, tapi detail fisik kecil membuat ketajaman menurun.
Masalah seperti ini tidak bisa hilang instan, tim kepelatihan AC Milan agaknya perlu cara khusus untuk menggacorkan Christian Pulisic dan Rafael Leao kembali. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic